Khutbah Jumat 6 Februari 2026 Menegaskan Neraka Adalah Tempat bagi Orang yang Sombong

Khutbah Jumat 6 Februari 2026 Menegaskan Neraka Adalah Tempat bagi Orang yang Sombong

kebakaran-AlexAntropov86/pixabay-

Kesombongan Sekecil Apa pun Berakibat Fatal

Rasulullah SAW menegaskan bahwa seseorang tidak akan masuk surga apabila di dalam hatinya terdapat kesombongan meski hanya sebesar biji sawi.

Kesombongan dijelaskan sebagai sikap menolak kebenaran dan meremehkan orang lain. Bukan persoalan penampilan atau harta, melainkan niat dan sikap hati.



Kesombongan yang samar sering kali tidak disadari, namun dampaknya sangat besar dan dapat menggugurkan amal serta menutup pintu hidayah.

Kisah Raja yang Kehilangan Hidayah

Khutbah juga mengisahkan Jabalah bin al-Iham, raja terakhir Ghassan, yang awalnya memeluk Islam namun kembali murtad karena kesombongan.

Ia menolak keadilan Islam ketika dipersamakan dengan rakyat biasa dalam hukum, karena merasa statusnya sebagai raja menempatkannya lebih tinggi.


Kesombongan itu membuatnya kehilangan keislaman dan hidayah besar yang telah ia dapatkan.

Teladan Umar bin Abdul Aziz

Pada khutbah kedua, khatib menghadirkan teladan Umar bin Abdul Aziz, pemimpin Bani Umayyah yang dikenal adil dan zuhud.

Menjelang wafatnya, Umar bin Abdul Aziz mengulang ayat tentang negeri akhirat yang hanya diperuntukkan bagi orang-orang yang tidak menyombongkan diri.

Masa pemerintahannya singkat, namun keteladanan dan namanya terus dikenang hingga kini sebagai simbol kepemimpinan yang rendah hati.

Kesombongan yang Sering Tak Disadari

Islam tidak melarang seseorang memiliki harta, pakaian, atau kendaraan yang baik. Namun niat untuk merasa lebih unggul atau meremehkan orang lain harus diwaspadai.

Bahkan rasa bangga yang berlebihan terhadap hal-hal kecil dapat menyeret seseorang ke dalam kesombongan yang dikecam Allah SWT.

Karena itu, setiap muslim diingatkan untuk selalu menjaga hati dan menyadari bahwa semua kenikmatan hanyalah titipan dari Allah.

Penutup dan Doa

Khutbah ditutup dengan doa agar Allah SWT menjadikan kaum muslimin sebagai hamba-hamba yang rendah hati, dijauhkan dari kesombongan, serta diberi akhir kehidupan yang baik.

Kesombongan adalah penghalang menuju surga, sedangkan kerendahan hati adalah jalan menuju kemuliaan di sisi Allah SWT.

TAG:
Sumber:

l3

Berita Lainnya