Kalender Jawa Januari 2026 Lengkap dengan Weton, Pasaran, dan Penanggalan Islam
kalender-pixabay-
Memasuki Januari 2026, kalender Jawa masih menjadi rujukan penting bagi sebagian masyarakat dalam menentukan hari, weton, dan penanggalan keagamaan. Sistem penanggalan ini memiliki ciri khas tersendiri karena memadukan unsur tradisi Jawa dengan kalender Islam.
Kalender Jawa mulai digunakan sejak masa Sultan Agung Mataram yang menggabungkan kalender Hijriah dengan penanggalan Jawa pada 1 Sura 1555 atau bertepatan dengan 1 Muharram 1043 Hijriah. Meski mengadopsi sistem Islam, kalender Jawa tetap mempertahankan perhitungan tahun Saka.
Selain itu, kalender Jawa juga mengenal sistem pasaran, wuku, dan windu. Lima pasaran yang digunakan hingga kini meliputi Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon, yang kemudian dikombinasikan dengan hari Masehi untuk menentukan weton.
Pada Januari 2026, penanggalan Jawa berada dalam bulan Rejeb hingga Ruwah tahun 1959 Dal. Sementara dalam kalender Hijriah, rentang waktu tersebut bertepatan dengan bulan Rajab hingga Syaban 1447 Hijriah.
Tanggal 1 Januari 2026 jatuh pada Kamis Pon dengan penanggalan Jawa 12 Rejeb 1959 Dal dan bertepatan dengan 12 Rajab 1447 Hijriah. Hari tersebut sekaligus menjadi awal rangkaian weton sepanjang Januari.
Rangkaian hari berikutnya terus bergulir dengan siklus pasaran yang berulang setiap lima hari. Misalnya, Jumat Wage pada 2 Januari, Sabtu Kliwon pada 3 Januari, hingga Minggu Legi pada 4 Januari 2026.
Memasuki pertengahan bulan, Jumat Pon pada 16 Januari 2026 bertepatan dengan 27 Rajab 1447 Hijriah. Tanggal ini juga dikenal sebagai peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW yang ditetapkan sebagai hari libur nasional.
Pergantian bulan Jawa terjadi pada 20 Januari 2026. Pada tanggal tersebut, kalender Jawa memasuki 1 Ruwah 1959 Dal, sementara kalender Hijriah beralih ke 1 Syaban 1447 Hijriah, dengan weton Selasa Pahing.