Apakah Film Kafir Gerbang Sukma (2026) Bakal Lanjut Season 3?

Apakah Film Kafir Gerbang Sukma (2026) Bakal Lanjut Season 3?

Kafir-Instagram-

Apakah Film Kafir Gerbang Sukma (2026) Bakal Lanjut Season 3? Delapan Tahun Damai yang Rapuh, Kini Diterjang Badai Kutukan Lama yang Lebih Mengerikan
Delapan tahun bukanlah waktu yang singkat untuk melupakan trauma. Bagi Sri dan keluarganya, rentang waktu itu seharusnya cukup untuk membangun kembali kehidupan yang tenang setelah nyaris tumbang dihantam teror supranatural yang nyaris merenggut nyawa mereka. Namun, dalam dunia horor Indonesia yang sarat makna spiritual, masa lalu tak pernah benar-benar mati—ia hanya tertidur, menunggu momen tepat untuk bangkit kembali dengan amarah yang lebih dahsyat. Itulah inti dari Kafir Gerbang Sukma, sekuel yang tak sekadar melanjutkan kisah, melainkan menggali lebih dalam luka batin yang selama ini sengaja dikubur dalam diam.
Film yang disutradarai oleh Azhar Kinoi ini hadir sebagai kelanjutan dari Kafir: Bersekutu dengan Setan (2018), namun berdiri kokoh sebagai entitas horor yang lebih kompleks. Jika film pertama mengeksplorasi pertarungan antara iman dan godaan kekuatan gelap, Gerbang Sukma mengangkat tema yang lebih universal: konsekuensi dari rahasia keluarga yang tak pernah diungkap. Sri, yang diperankan kembali dengan intensitas tinggi oleh Putri Ayudya, kini bukan lagi sekadar korban pasif. Ia adalah pusat badai—seorang perempuan yang selama delapan tahun membangun tembok pertahanan dari kebohongan, tanpa menyadari bahwa setiap kebohongan itu justru menjadi batu bata yang memperkuat fondasi kutukan yang mengintai.
Rahasia yang Menggerogoti dari Dalam
Ketenangan yang dibangun Sri bersama suami dan anak-anaknya ternyata rapuh seperti kaca. Gangguan supranatural kembali hadir bukan dalam bentuk teror spontan, melainkan sebagai proses sistematis yang perlahan mengikis fondasi rumah tangga mereka. Suara bisikan di tengah malam, bayangan yang bergerak di sudut mata, dan benda-benda yang berpindah tanpa sebab menjadi awal dari mimpi buruk yang kian intens. Namun, yang paling mengerikan bukanlah manifestasi fisik hantu—melainkan ketegangan psikologis yang merambat ke setiap relasi dalam keluarga.
Sri mulai bersikap tertutup. Matanya yang dulu penuh kehangatan kini sering menerawang, seolah menatap sesuatu yang tak kasatmata. Suaminya, Andi (Rangga Azof), berusaha menjadi penyangga emosional, namun kecurigaan mulai menyelinap di antara mereka. Anak-anak mereka—Dina (Nadya Arina) dan Rani (Asha Assuncao)—merasakan atmosfer mencekam yang tak bisa dijelaskan dengan logika anak-anak. Di tengah kekacauan ini, Hanum (Indah Permatasari), sosok bibi yang selama ini menjadi penopang spiritual keluarga, menyadari bahwa akar masalah bukanlah gangguan luar, melainkan dosa masa lalu yang belum pernah diakui.
Gerbang Sukma: Batas Tipis antara Dunia dan Balas Dendam
Judul Gerbang Sukma bukan sekadar metafora puitis. Dalam mitologi nusantara yang menjadi tulang punggung narasi film, "gerbang sukma" merujuk pada celah metafisik yang terbuka ketika seseorang mengkhianati sumpah sucinya kepada kekuatan gaib—baik secara sadar maupun tidak. Sri, ternyata, pernah terlibat dalam ritual terlarang bertahun-tahun silam, sebuah kesepakatan yang ia kira telah lunas dengan nyaris kehilangan nyawa di film pertama. Namun, kekuatan gelap itu ternyata tak mengenal konsep "lunas". Ia hanya mengenal dendam yang tertunda.
Sedikit demi sedikit, lapisan-lapisan rahasia itu terbuka. Melalui kilas balik yang disisipkan dengan cermat, penonton diajak menyelami masa muda Sri yang penuh pergolakan—seorang perempuan desa yang terdesak kemiskinan hingga tergoda janji kemakmuran instan dari sosok misterius bernama Ki Rojo (Fuad Idris). Janji itu datang dengan harga: pengorbanan yang tak pernah ia bayangkan akan menuntut balas delapan tahun kemudian. Kini, "gerbang" itu kembali terbuka, dan arus baliknya membawa serta entitas yang lebih ganas—makhluk yang tak hanya menginginkan nyawa, tetapi juga penderitaan batin sebagai santapan utamanya.
Dilema Hidup-Mati dalam Jerat Takdir



TAG:
Sumber:

l3

Berita Lainnya