Siapa Anak dan Istri Aiptu Ikhwan Mulyadi? Sosok Polisi yang Tuduh Es Kue Jadul Kakek Suderajat Berbahan Spons, Bukan Orang Biasa?
Kabus-Instagram-
Siapa Anak dan Istri Aiptu Ikhwan Mulyadi? Sosok Polisi yang Tuduh Es Kue Jadul Kakek Suderajat Berbahan Spons, Bukan Orang Biasa? Sebuah video pemeriksaan pedagang es kue jadul di kawasan Jakarta Pusat sempat memicu polemik luas di media sosial. Dalam rekaman itu, seorang anggota polisi terlihat menuding dagangan seorang kakek bernama Suderajat dibuat dari bahan spons.
Polisi tersebut adalah Aiptu Ikhwan Mulyadi. Ia mendatangi lokasi produksi es kue jadul bersama seorang anggota Babinsa setelah menerima laporan warga terkait dugaan makanan berbahaya.
Tudingan Aparat Berujung Kecaman Publik
Dalam video yang beredar, Aiptu Ikhwan menyebut es kue yang dijual Suderajat bukan lagi berbahan kue atau puding, melainkan spons. Pernyataan itu disampaikan di hadapan pedagang dan direkam hingga menyebar luas.
Ucapan aparat lain yang berada di lokasi juga menuai kritik karena dinilai merendahkan pedagang kecil. Publik menilai tindakan tersebut dilakukan tanpa dasar kewenangan dan bukti ilmiah.
Hasil Laboratorium Membantah Dugaan Spons
Polemik tersebut mereda setelah kepolisian melakukan uji laboratorium forensik terhadap sampel es kue jadul. Pemeriksaan dilakukan oleh Polres Metro Jakarta Pusat.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra menegaskan hasil uji menunjukkan es kue tersebut aman dikonsumsi. Tidak ditemukan material berbahaya maupun kandungan Polyurethane Foam.
Ia memastikan es yang dijual Suderajat tidak mengandung spons sebagaimana tudingan yang sebelumnya viral.
Aiptu Ikhwan Sampaikan Permintaan Maaf
Setelah hasil pemeriksaan diumumkan, Aiptu Ikhwan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. Pernyataan tersebut disampaikan melalui video yang dirilis Humas Polres Metro Jakarta Pusat.
Ikhwan mengakui dirinya bertindak terlalu cepat dengan menarik kesimpulan sebelum ada hasil pemeriksaan dari instansi berwenang, termasuk Dinas Kesehatan dan Laboratorium Forensik Polri.
Ia menegaskan tidak ada niat mencemarkan nama baik Suderajat. Menurutnya, langkah awal yang diambil merupakan respons atas kekhawatiran warga terkait keselamatan pangan.
Ikhwan juga menyampaikan penyesalan karena video tersebut berdampak pada usaha Suderajat sebagai pedagang kecil. Ia berjanji akan lebih berhati-hati dan mengedepankan prosedur verifikasi ilmiah dalam menjalankan tugas ke depan.