Imelda Menangis Seminggu di Makam Ayah, Fakta Mengejutkan Terungkap Jasad Bukan Keluarga

Imelda Menangis Seminggu di Makam Ayah, Fakta Mengejutkan Terungkap Jasad Bukan Keluarga

mayat-soumen82hazra/pixabay-

Duka mendalam sempat menyelimuti Imelda, perempuan berusia 51 tahun, ketika menerima kabar bahwa ayahnya yang lama menghilang telah dinyatakan meninggal dunia.

Keyakinan itu membuat Imelda rutin mendatangi sebuah makam di Tempat Pemakaman Umum Tegal Alur, Jakarta Barat, yang tercatat atas nama ayahnya, Rudi Watak.



Selama hampir sepekan, ia meluapkan kesedihan di pusara tersebut, hingga akhirnya fakta berbeda terungkap dan mengubah duka itu menjadi pertanyaan besar.

Makam yang Ditangisi Ternyata Bukan Ayahnya

Imelda mengaku baru mengetahui bahwa jasad di makam tersebut bukan ayahnya setelah dilakukan pembongkaran makam dan uji DNA.

Dalam keterangannya di Polres Metro Jakarta Barat, Imelda mengatakan hasil pemeriksaan forensik menunjukkan ketidaksesuaian antara DNA dirinya dan kerangka yang dimakamkan.


Ia menyebut selama seminggu penuh dirinya menangis di makam tersebut, sebelum akhirnya mengetahui bahwa jasad yang dimakamkan bukan anggota keluarganya.

Dokumen Kematian Picu Kecurigaan

Informasi mengenai kematian Rudi Watak pertama kali diterima Imelda dengan disertai dokumen resmi dari sebuah panti sosial di kawasan Cipayung, Jakarta Timur.

Dokumen tersebut menyebutkan bahwa jenazah telah dimakamkan di TPU Tegal Alur pada 29 Mei 2022.

Imelda kemudian melakukan konfirmasi langsung ke pihak pengelola TPU dan mendapatkan penjelasan bahwa pemakaman dilakukan berdasarkan tujuh dokumen yang menyertai pengiriman jenazah.

Dokumen itu menjadi dasar pihak TPU untuk menerima dan memakamkan jenazah atas nama ayahnya, mengingat panti sosial tersebut merupakan lembaga milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Ekshumasi Dilakukan untuk Mencari Kepastian

Meski dokumen dinilai lengkap, Imelda mengaku merasakan kejanggalan sejak awal, terutama terkait kronologi kematian ayahnya.

Atas dasar itu, ia memutuskan menempuh jalur hukum dengan mengajukan ekshumasi untuk memastikan identitas jasad yang dimakamkan.

Pembongkaran makam dilakukan pada 9 Oktober 2025 dengan melibatkan tim dokter forensik dari Rumah Sakit Polri Kramat Jati.

Sampel kerangka tulang kemudian diambil untuk diuji dan dibandingkan dengan DNA Imelda serta saudara kandung ayahnya.

Baca juga: Longsor Cisarua Bandung Barat Runtuhkan Puluhan Rumah, Potret Sebelum dan Sesudah Jadi Sorotan

TAG:
Sumber:

l3

Berita Lainnya