Penjelasan Ending Film Senin Harga Naik (2026) Dibintangi Mariam Bellina Apakah Lanjut Season 2?
Senin harga naik-Instagram-
Penjelasan Ending Film Senin Harga Naik (2026) Dibintangi Mariam Bellina Apakah Lanjut Season 2? Tayang di FLIX: Drama Keluarga Penuh Ego, Pembuktian Diri, dan Kesempatan Kedua yang Mengharu Biru
Dunia hiburan Tanah Air kembali diramaikan dengan kehadiran film drama keluarga terbaru berjudul “Senin Harga Naik”, yang resmi tayang eksklusif di platform streaming FLIX mulai hari ini, Kamis (22/1/2026). Mengusung tema relasi keluarga yang kompleks, konflik batin, serta perjuangan memperbaiki masa lalu, film ini menjanjikan tontonan emosional yang tak hanya menghibur, tetapi juga menyentuh sisi paling dalam dari dinamika hubungan antaranggota keluarga.
Dibintangi oleh sederet aktor dan aktris senior yang telah malang melintang di dunia perfilman Indonesia, “Senin Harga Naik” menampilkan Nadya Arina, Meriam Bellina, dan Andri Mashadi dalam peran utama. Ketiganya berhasil membawa penonton masuk ke dalam pusaran emosi yang intens, di mana ego pribadi, luka lama, dan harapan akan rekonsiliasi saling bertabrakan dalam narasi yang apik dan realistis.
Sinopsis yang Menyentuh: Saat Masa Lalu Kembali Menghampiri
Film “Senin Harga Naik” mengisahkan tentang seorang perempuan karier bernama Maya (diperankan oleh Nadya Arina), yang terpaksa kembali ke kampung halamannya setelah menerima kabar bahwa ibunya, Sri (Meriam Bellina), jatuh sakit. Selama bertahun-tahun, Maya memilih menjauh dari keluarganya demi mengejar ambisi profesional di ibu kota—sebuah keputusan yang membuat hubungannya dengan sang ibu renggang dan penuh prasangka.
Namun, kepulangannya kali ini bukan sekadar soal merawat orang tua. Di tengah suasana rumah yang penuh kenangan, Maya dipaksa menghadapi masa lalunya yang belum terselesaikan, termasuk konflik lama dengan kakaknya, Raka (Andri Mashadi), yang selama ini memilih tinggal di kampung untuk menjaga keluarga. Perbedaan pandangan, rasa bersalah, dan keinginan untuk “membuktikan diri” menjadi bumbu utama yang menggerakkan alur cerita.
Judul “Senin Harga Naik” sendiri bukan sekadar metafora kosong. Ia merepresentasikan momen-momen ketika harga—baik secara harfiah maupun kiasan—naik setiap awal pekan, mencerminkan tekanan hidup, ekspektasi sosial, dan beban emosional yang harus ditanggung tokoh-tokohnya. Di balik kesederhanaan judul tersebut, tersimpan pesan mendalam tentang nilai pengampunan, pentingnya komunikasi dalam keluarga, dan keberanian untuk memulai dari nol.
Performa Akting yang Memukau dari Para Legenda Layar Lebar
Keberadaan Meriam Bellina, salah satu ikon perfilman Indonesia sejak era 80-an, menjadi daya tarik utama film ini. Dengan aktingnya yang matang dan penuh nuansa, Meriam berhasil menghidupkan karakter Sri sebagai sosok ibu yang keras namun penuh cinta, yang selama ini menyimpan rahasia demi melindungi anak-anaknya.
Tak kalah menawan, Nadya Arina membawa dimensi baru dalam perannya sebagai Maya—seorang perempuan modern yang terjebak antara ambisi dan rasa bersalah. Ekspresi wajahnya, intonasi suara, hingga bahasa tubuhnya berhasil menyampaikan pergulatan batin yang kompleks tanpa terkesan berlebihan.
Sementara itu, Andri Mashadi memberikan warna tersendiri sebagai Raka—karakter yang tampak tenang namun menyimpan amarah yang terpendam selama bertahun-tahun. Kimia ketiganya di layar menciptakan dinamika keluarga yang terasa nyata, sehingga penonton seolah ikut merasakan setiap ketegangan, kekecewaan, dan harapan yang muncul dalam adegan demi adegan.
Baca juga: Kabar Duka! Kapolsek Kebonarum Klaten AKP Ibnu Suryatno Meninggal Dunia pada Rabu, 21 Januari 2026