Apa yang Perlu Disiapkan Jika Listrik Padam Selama 7 Hari? Berikut Panduan Lengkapnya
listrik-Alexas_Fotos/pixabay-
Pemadaman listrik dalam hitungan jam saja sering kali sudah menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat.
Situasi akan jauh lebih berat apabila aliran listrik terhenti hingga tujuh hari berturut-turut.
Ketergantungan aktivitas sehari-hari terhadap listrik membuat kondisi ini berpotensi memicu kepanikan.
Kebutuhan dasar seperti memasak, penyediaan air bersih, hingga akses komunikasi sangat dipengaruhi oleh ketersediaan listrik.
Jika pemadaman berlangsung selama berhari-hari, aktivitas rumah tangga, ekonomi, dan pelayanan publik dapat terganggu secara signifikan.
Akses informasi menjadi terbatas, jaringan komunikasi melemah, dan mobilitas masyarakat ikut terhambat.
Kondisi serupa pernah dialami sejumlah wilayah di Indonesia akibat bencana alam.
Beberapa daerah di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh mengalami banjir bandang serta longsor yang merusak infrastruktur kelistrikan.
Akibatnya, sebagian warga harus menjalani pemadaman listrik hingga tujuh hari, bahkan lebih lama.
Pengalaman tersebut menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan menghadapi pemadaman listrik berkepanjangan.
Jika listrik padam selama tujuh hari, langkah antisipasi perlu dilakukan sejak awal.
Pemadaman panjang dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari bencana alam hingga situasi darurat lainnya.
Saat tanda-tanda pemadaman berkepanjangan muncul, masyarakat perlu segera menyusun rencana.
Persiapan pertama yang harus diperhatikan adalah ketersediaan air dan makanan.
Disarankan menyiapkan minimal satu galon air per orang per hari untuk kebutuhan minum dan kebersihan selama tujuh hari.
Seluruh wadah air sebaiknya diisi segera setelah listrik padam karena pompa air tidak dapat berfungsi.
Pilih bahan makanan yang tahan lama tanpa pendingin, seperti makanan kaleng, kacang-kacangan, buah kering, dan nasi.
Kulkas sebaiknya tidak sering dibuka agar suhu di dalamnya tetap terjaga.
Baca juga: Sempat Ricuh, SK Keraton Solo Tetap Diserahkan ke Tedjowulan