Nokia Lumia 1020, Ponsel Kamera Legendaris Favorit David GadgetIn
Nokia-Instagram-
Ia bahkan mencontohkan kerja sama Lumia 1020 dengan National Geographic sebagai bukti keseriusan kualitas kamera ponsel ini.
“National Geographic aja okein buat partneran sama Lumia 1020. HP loh,” ujar David.
Pada 2013, fotografi komputasional belum berkembang seperti sekarang, sehingga ukuran sensor dan jumlah megapiksel memiliki pengaruh besar terhadap kualitas gambar.
Dalam pengujian yang ditampilkan di video David GadgetIn, hasil foto Lumia 1020 tampak lebih tajam dan terang dibandingkan iPhone 5C, baik di dalam ruangan maupun kondisi minim cahaya.
Keunikan lain Lumia 1020 terletak pada penggunaan teknologi Xenon Flash, fitur yang kala itu biasa digunakan pada kamera profesional.
Menurut David, “Ini teknologi flash super terang yang beda kelas sama LED flash biasa. Bisa nerangin satu ruangan gelap.”
Namun, teknologi canggih tersebut membuat proses pengambilan foto menjadi lebih lambat karena melibatkan shutter mekanis dan sistem OIS berbasis bola.
Waktu jeda pemotretan Lumia 1020 tercatat sekitar dua hingga tiga detik untuk setiap jepretan.
Dari sisi perangkat lunak, Lumia 1020 menjalankan Windows Phone yang dikenal ringan namun memiliki keterbatasan aplikasi.
David menilai minimnya dukungan developer menjadi salah satu faktor utama yang membuat ekosistem Windows Phone sulit berkembang.
“OS-nya super enteng, cuma ya minus fitur. Developer lebih tertarik ke iOS dan Android,” kata David.
Pada 2026, performa Lumia 1020 memang sudah setara ponsel kelas menengah bawah, namun nilai historisnya justru membuat perangkat ini diburu kolektor.
Menurut David GadgetIn, harga pasaran Lumia 1020 masih bisa menembus angka jutaan rupiah karena unitnya semakin langka.
Nokia Lumia 1020 pun dikenang sebagai ponsel yang terlalu visioner untuk zamannya, sekaligus legenda dalam sejarah kamera ponsel.