Bacaan Niat Puasa Qadha Ramadhan Lengkap dengan Kalender Hijriah Hari Ini 17 Januari 2026

Bacaan Niat Puasa Qadha Ramadhan Lengkap dengan Kalender Hijriah Hari Ini 17 Januari 2026

al quran-Afshad/pixabay-

Perbedaan sistem penanggalan antara kalender Masehi dan Hijriah kerap memunculkan selisih tanggal. Kalender Masehi didasarkan pada peredaran Matahari, sementara kalender Hijriah berpatokan pada pergerakan Bulan.

Dalam keseharian, masyarakat Indonesia lebih akrab dengan kalender Masehi. Penetapan hari besar nasional, agenda internasional, hingga jadwal libur resmi semuanya mengacu pada sistem tersebut.



Meski begitu, kalender Hijriah tetap memiliki peran penting, khususnya bagi umat Islam. Banyak ibadah pokok dilaksanakan berdasarkan penanggalan Hijriah, seperti puasa Ramadhan, Idul Fitri, Idul Adha, serta sejumlah puasa sunnah.

Karena itu, mengetahui tanggal Hijriah setiap hari menjadi kebutuhan. Lantas, Sabtu, 17 Januari 2026, bertepatan dengan tanggal berapa dalam kalender Hijriah?

Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia yang diterbitkan Kementerian Agama, awal bulan Rajab 1447 H jatuh pada Minggu, 21 Desember 2025. Bulan Rajab dalam versi pemerintah berlangsung selama 30 hari.


Dengan perhitungan tersebut, pemerintah menetapkan 17 Januari 2026 bertepatan dengan 28 Rajab 1447 Hijriah. Rajab sendiri berakhir pada 19 Januari 2026 dan dilanjutkan dengan bulan Syaban.

Sementara itu, Nahdlatul Ulama (NU) memiliki penetapan berbeda. Lembaga Falakiyah NU menetapkan 1 Rajab 1447 H jatuh pada Senin, 22 Desember 2025, setelah dilakukan istikmal karena hilal tidak terlihat.

Atas dasar itu, NU mengonversi Sabtu, 17 Januari 2026, sebagai 27 Rajab 1447 Hijriah, selisih satu hari dibanding versi pemerintah.

Muhammadiyah melalui Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) menetapkan awal Rajab 1447 H pada Ahad, 21 Desember 2025. Bulan Rajab versi ini juga berlangsung 30 hari penuh.

Dengan acuan KHGT, Muhammadiyah menetapkan 17 Januari 2026 sebagai 28 Rajab 1447 Hijriah, sama seperti versi pemerintah.

Memasuki bulan Rajab dan Syaban, umat Islam dianjurkan menyelesaikan kewajiban puasa qadha Ramadhan sebelum Ramadhan berikutnya tiba.

Puasa qadha, sebagaimana ibadah lainnya, wajib disertai niat. Tanpa niat, puasa tidak bernilai ibadah meskipun secara fisik menahan makan dan minum.

Baca juga: Penyebab Kombes Pol Ary Satriyan Meninggal Karena Apa? Inilah Kronologi Tewasnya Mantan Kapolres Pandeglang, Benarkah Serangan Jantung?

TAG:
Sumber:

l3

Berita Lainnya