Harga Emas di Pegadaian Melonjak pada 14 Januari 2026: Antam Absen Lagi, UBS dan Galeri 24 Jadi Andalan

Harga Emas di Pegadaian Melonjak pada 14 Januari 2026: Antam Absen Lagi, UBS dan Galeri 24 Jadi Andalan

Emas Antam--

Harga Emas di Pegadaian Melonjak pada 14 Januari 2026: Antam Absen Lagi, UBS dan Galeri 24 Jadi Andalan

Di tengah ketidakpastian pasar global dan fluktuasi nilai tukar rupiah, harga emas logam mulia kembali menunjukkan tren kenaikan signifikan di PT Pegadaian (Persero) pada Rabu, 14 Januari 2026. Namun, yang menjadi sorotan utama bukan hanya pergerakan harganya, melainkan ketidakhadiran emas Antam dalam daftar penjualan resmi Pegadaian—fenomena yang sempat mengguncang pasar logam mulia beberapa bulan lalu.



Antam Kembali Menghilang dari Daftar Harga Pegadaian
Situs resmi Sahabat Pegadaian hingga pukul siang ini masih belum memperbarui daftar harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam). Padahal, biasanya emas Antam tersedia dalam berbagai ukuran, mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram. Ketiadaan informasi tersebut membuat banyak calon pembeli dan investor logam mulia bertanya-tanya: apakah stok emas Antam di Pegadaian benar-benar kosong, atau hanya kendala teknis pembaruan data?

Menariknya, ini bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, sepanjang periode 26 Mei hingga 1 Agustus 2025, emas Antam sama sekali tidak muncul dalam daftar harga harian Pegadaian—selama lebih dari dua bulan. Situasi itu sempat memicu kekhawatiran di kalangan masyarakat, terutama mereka yang menjadikan emas sebagai instrumen investasi jangka pendek maupun jangka panjang.

Emas UBS dan Galeri 24 Jadi Pilihan Utama Konsumen
Meski Antam absen, Pegadaian tetap menyediakan alternatif logam mulia berkualitas tinggi dari produsen lokal lainnya. Dua merek yang paling diminati saat ini adalah emas batangan cetakan PT Untung Bersama Sejahtera (UBS) dan Galeri 24, keduanya telah mendapatkan sertifikasi dari London Bullion Market Association (LBMA), sehingga kredibilitasnya tak perlu diragukan.


Untuk ukuran 0,5 gram, emas UBS hari ini dijual seharga Rp1.474.000, naik Rp6.000 dibandingkan harga Selasa (13/1/2026). Sementara untuk ukuran 1 gram, harganya mencapai Rp2.727.000, menguat Rp11.000 dalam sehari.

Di sisi lain, emas Galeri 24 juga menunjukkan performa positif. Harga untuk ukuran 0,5 gram kini dipatok Rp1.404.000, naik Rp8.000 dari hari sebelumnya. Sedangkan untuk ukuran 1 gram, konsumen harus merogoh kocek sebesar Rp2.676.000, meningkat Rp15.000 dibandingkan Selasa kemarin.

Kenaikan ini selaras dengan tren global, di mana harga emas dunia terus didorong oleh permintaan safe-haven akibat ketegangan geopolitik, inflasi yang masih menghantui sejumlah negara maju, serta ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter oleh The Fed pada paruh kedua 2026.

Mengapa Emas Masih Jadi Pilihan Investasi Favorit?
Bagi masyarakat Indonesia, terutama di tengah gejolak ekonomi, emas logam mulia tetap menjadi pilihan utama karena likuiditas tinggi, risiko rendah, dan nilai yang cenderung stabil dalam jangka panjang. Pegadaian, sebagai salah satu lembaga keuangan milik negara yang berada di bawah naungan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), memainkan peran penting dalam menyediakan akses emas bagi masyarakat luas—baik untuk investasi maupun kebutuhan gadai.

Selain itu, sistem pembelian emas digital melalui aplikasi Pegadaian Digital juga semakin mempermudahan transaksi, termasuk fitur cicilan emas yang populer di kalangan generasi muda.

Baca juga: Nikita Willy Jadi Sorotan Netizen: Dugaan Perundungan terhadap Aurelie Moeremans Kembali Mengemuka

TAG:
Sumber:

l3

Berita Lainnya