Rekomendasi Saham Hari Ini, Jumat 2 Januari 2026: Momentum Bullish Pasca Penutupan IHSG di Zona Hijau
saham-pixabay-
BRI Danareksa Sekuritas
BBCA (Bank Central Asia Tbk): Raksasa perbankan dengan fundamental solid dan likuiditas tinggi.
BUMI (Bumi Resources Tbk): Energi dan komoditas batu bara dengan potensi rebound.
HUMI (Humpuss Intermoda Transportasi Tbk): Saham infrastruktur logistik yang menarik untuk jangka panjang.
Phillip Sekuritas
BUVA (Bukit Uluwatu Villa Tbk): Properti dan pariwisata yang mulai pulih pasca libur akhir tahun.
KIJA (Kijing Internasional Tbk): Emiten logistik pelabuhan dengan fundamental menarik.
MNC Sekuritas
ADRO (Adaro Energy Tbk): Pemain besar di sektor energi terbarukan dan batu bara.
IMPC (Impack Pratama Industri Tbk): Sektor manufaktur bahan bangunan.
PTRO (Petrosea Tbk): Kontraktor pertambangan dengan prospek proyek baru.
UNVR (Unilever Indonesia Tbk): Konsumen defensif yang stabil di segala kondisi pasar.
CGS International Sekuritas
ASII (Astra International Tbk): Konglomerat dengan eksposur luas di otomotif, keuangan, dan infrastruktur.
UNVR (kembali direkomendasikan): Bukti konsistensi performa saham konsumen.
INDY (Indika Energy Tbk), INCO (Vale Indonesia Tbk), PGAS (Perusahaan Gas Negara Tbk), dan MYOR (Mayora Indah Tbk): Kombinasi energi, gas, dan konsumen yang solid.
Phintraco Sekuritas
BBCA dan BBNI (Bank Negara Indonesia Tbk): Perbankan sebagai tulang punggung likuiditas pasar.
PANI (Panin Financial Tbk), JSMR (Jasa Marga Tbk), dan ASII: Pilihan di sektor keuangan, infrastruktur jalan tol, dan konglomerasi.
Panin Sekuritas
PGAS, BUVA, dan SILO (Siloam International Hospitals Tbk): Diversifikasi di energi, properti, dan kesehatan.
Mirae Asset Sekuritas
TOTL (Toko Investasi Total): Saham investasi dengan potensi valuasi menarik.
UNVR (sekali lagi muncul di banyak rekomendasi).
WIFI (M Cash Integrasi Tbk): Emiten digital dan teknologi yang sedang naik daun.
Mengapa UNVR dan BBCA Sering Jadi Pilihan?
Saham Unilever Indonesia (UNVR) dan Bank Central Asia (BBCA) kembali menjadi favorit para analis. Keduanya dikenal sebagai blue chip dengan likuiditas tinggi, fundamental kuat, dan performa konsisten dalam berbagai siklus ekonomi. Bagi investor konservatif, saham–saham ini kerap dijadikan safe haven di tengah volatilitas pasar.
Strategi Investasi Awal Tahun: Waspadai Volatilitas Ringan
Meskipun sentimen pasar cenderung positif, investor tetap diimbau untuk tetap waspada. Awal tahun biasanya diwarnai oleh volatilitas ringan akibat penyesuaian portofolio dan aksi profit taking pasca libur panjang. Selain itu, perkembangan kebijakan moneter global, termasuk keputusan The Fed dan inflasi domestik, juga patut menjadi perhatian.
Namun, dengan IHSG yang masih berada di atas level 8.600, tren jangka pendek terlihat cukup optimis. Momentum penguatan di sektor konsumen dan infrastruktur juga menjadi penopang utama sentimen bullish.