Daftar Acara Trans TV Sabtu, 3 Januari 2026 Ada Film Journey to the Center of the Earth dan The Darkest Hour, Brownies, Insert dan Pagi-Pagi Ambyar serta Link Nonton
- Rabu, 7 Januari 2026
Pukul 21.00 WIB
Pukul 23.00 WIB
- Kamis, 8 Januari 2026
Pukul 21.00 WIB
Pukul 23.00 WIB
- Jumat, 8 Januari 2026
Pukul 21.00 WIB
Pukul 23.00 WIB
- Sabtu, 3 Januari 2026
Pukul 21.00 WIB
Journey to the Center of the Earth (2008) – Brendan Fraser: Petualangan Ilmiah yang Menghidupkan Impian Jules Verne
Mengadaptasi novel klasik Jules Verne, Journey to the Center of the Earth membawa penonton dalam ekspedisi epik yang dipimpin oleh ilmuwan Trevor Anderson (Brendan Fraser). Dorongan untuk menemukan kebenaran di balik hilangnya saudara Trevor membawanya, keponakannya Sean, dan pemandu lokal Hannah ke dalam perut bumi—tempat di mana waktu, hukum fisika, dan evolusi seakan berjalan berbeda.
Film ini sukses menggabungkan unsur fiksi ilmiah, petualangan, dan keluarga. Visual yang memukau menghadirkan dunia bawah tanah yang penuh dengan makhluk purba, kristal raksasa, dan medan yang tak terduga. Namun, di balik semua itu, inti cerita tetap pada hubungan antara Trevor dan Sean—dua jiwa yang awalnya terpisah oleh kehilangan, namun disatukan oleh rasa ingin tahu dan keberanian.
Bagi pencinta eksplorasi ilmiah yang dikemas dengan drama emosional, film ini adalah perpaduan sempurna antara imajinasi dan rasa kemanusiaan.
Pukul 23.00 WIB
The Darkest Hour (2011) – Emile Hirsch: Perlawanan Muda di Tengah Invasi Alien
Moskow yang biasanya megah berubah menjadi medan perang ketika pasukan alien tiba-tiba menyerang Bumi melalui jaringan listrik global. Dalam kekacauan itu, lima anak muda—termasuk karakter utama Sean, diperankan oleh Emile Hirsch—terpaksa menjadi pelopor perlawanan.
The Darkest Hour tidak hanya mengandalkan efek khusus untuk menciptakan ketegangan, tetapi juga menggali dinamika kelompok dalam situasi ekstrem. Film ini menampilkan bagaimana ketakutan bisa memecah belah, namun juga menyatukan manusia ketika mereka kehilangan segalanya. Dengan latar kota yang runtuh dan teknologi yang lumpuh, para tokoh harus mengandalkan insting, kecerdasan, dan solidaritas.
Meski kurang dikenal dibanding film alien lainnya seperti Independence Day, The Darkest Hour menawarkan perspektif segar: bahwa harapan bisa muncul justru dari orang-orang biasa yang tak pernah bermimpi menjadi pahlawan.
- Minggu, 4 Januari 2026
Pukul 21.00 WIB
Greenland (2020) – Gerard Butler: Perlombaan Melawan Kiamat dan Ketidakadilan Sosial
Ketika asteroid raksasa mengancam menghancurkan Bumi, pemerintah global mulai memilih siapa yang layak diselamatkan—dan siapa yang harus ditinggalkan. Dalam krisis kemanusiaan itu, John Garrity (Gerard Butler), seorang insinyur biasa, menerima panggilan tak terduga: keluarganya termasuk di antara yang dipilih untuk dievakuasi ke bunker di Greenland.
Namun, perjalanan menuju keselamatan ternyata bukan jaminan. Film ini menggambarkan kepanikan massal, keruntuhan moral, dan ketimpangan sosial yang mengemuka saat akhir dunia tiba. Greenland mengupas tabir keputusan politik darurat, di mana akses ke penyelamatan menjadi komoditas langka—hanya untuk yang “pantas”, menurut kriteria elit.
Dengan akting meyakinkan dari Butler dan narasi yang penuh ketegangan, film ini tidak hanya tentang bertahan hidup, tapi juga tentang pertanyaan etis: dalam situasi terburuk, siapa yang berhak hidup?
Pukul 23.00 WIB
Songbird (2020) – Jenna Ortega: Pandemi, Penindasan, dan Perlawanan di Masa Depan
Berlatar tahun 2024, Songbird menggambarkan dunia yang masih terperangkap dalam cengkeraman pandemi global. Namun, virusnya bukanlah hal biasa—ini adalah mutasi yang mematikan, dan pemerintah telah menerapkan darurat militer penuh. Kota-kota dikunci, warga diawasi ketat, dan siapa pun yang terinfeksi langsung dideportasi ke kamp karantina.
Di tengah kekacauan ini, Nico (diperankan oleh aktor muda berbakat seperti Joe Keery dan Sofia Carson) dan Sara (Jenna Ortega) berusaha mempertahankan cinta dan kemanusiaan mereka. Ortega, yang kini dikenal luas lewat Wednesday, menunjukkan kedalaman emosional yang menawan bahkan dalam peran pendukung.
Yang menarik, Songbird dirilis di puncak pandemi nyata tahun 2020, sehingga film ini menjadi semacam cermin distopia dari realitas yang sedang dialami penonton. Tema pengawasan massal, ketidakadilan dalam penanganan krisis, dan kelompok vigilante yang mengambil hukum ke tangan sendiri semuanya terasa sangat relevan.
Update Terbaru
Dugaan Kekerasan Mantan Istri Andre Taulany terhadap ART Ramai Disorot, Laporan Polisi Disebut Sudah Diajukan
Rabu / 29-04-2026, 19:51 WIB
Erin Taulany Tutup Komentar Instagram di Tengah Isu Dugaan Kekerasan ART
Rabu / 29-04-2026, 19:48 WIB
Mantan Istri Andre Taulany Diduga Aniaya ART, Laporan Sudah Masuk ke Polisi
Rabu / 29-04-2026, 19:45 WIB
20 Daftar Pemain Sinetron Istri Paruh Waktu yang tayang di Netflix dan MDTV mulai akhir April 2026
Rabu / 29-04-2026, 19:41 WIB
Siapa Alvin Laurentino? Pacar Baru Elina Joerg yang Terlihat Mesra di Resepsi Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju
Rabu / 29-04-2026, 19:26 WIB
Isu Dugaan Penganiayaan ART Seret Nama Erin Mantan Istri Andre Taulany
Rabu / 29-04-2026, 19:20 WIB
Keselamatan Transportasi Disorot Usai Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek
Rabu / 29-04-2026, 18:55 WIB
Debat Posisi Gerbong Perempuan Mengemuka Usai Kecelakaan KA di Bekasi Timur
Rabu / 29-04-2026, 18:29 WIB
Shin Tae-yong Tiba di Indonesia, Bukan untuk Timnas Mini Soccer
Rabu / 29-04-2026, 18:15 WIB
Suzuki Karimun 2026 Dirumorkan Hadir dengan Teknologi Hybrid, Tawarkan Efisiensi Lebih Tinggi
Rabu / 29-04-2026, 18:11 WIB
TOP 50 Rating TV dan Sinetron Terbaik Hari ini 30 April 2026 ada Arisan yang Kalah dengan Terikat Janji
Rabu / 29-04-2026, 18:00 WIB
NO SENSOR! Link Vell TikTok Blunder 8 Menit di Videy Picu Peringatan Keamanan Digital
Rabu / 29-04-2026, 16:44 WIB
Nama Second Akun Milik Safrie Selingkuhan Jule Viral Usai Upload Kebersamaan dengan Anak Na Daehoon
Rabu / 29-04-2026, 16:42 WIB






