The Darkest Night Artinya Apa? Makna Mendalam di Balik Pernyataan Ira Puspadewik, Eks Dirut ASDP, Usai Bebas dari Tahanan KPK

The Darkest Night Artinya Apa? Makna Mendalam di Balik Pernyataan Ira Puspadewik, Eks Dirut ASDP, Usai Bebas dari Tahanan KPK

Ira-Instagram-

The Darkest Night Artinya Apa? Makna Mendalam di Balik Pernyataan Ira Puspadewik, Eks Dirut ASDP, Usai Bebas dari Tahanan KPK

Setelah menjalani masa penahanan selama hampir 10 bulan, Ira Puspadewi, mantan Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), akhirnya menghirup udara bebas. Pembebasannya bukan hasil banding atau grasi biasa, melainkan melalui keputusan rehabilitasi langsung dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Langkah tersebut menandai babak baru dalam perjalanan hidup perempuan yang pernah memimpin perusahaan BUMN strategis ini dengan prestasi gemilang.



Ira merupakan salah satu dari tiga terdakwa dalam kasus dugaan korupsi terkait Kerja Sama Usaha (KSU) dan akuisisi PT Jembatan Nusantara (JN) antara tahun 2019 hingga 2022. Meski dalam putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta ia dihukum 4,5 tahun penjara, majelis hakim secara eksplisit menyatakan bahwa ketiganya tidak menerima aliran dana dari transaksi yang disoal tersebut. Fakta hukum inilah yang kemudian menjadi dasar kuat bagi pemberian rehabilitasi oleh negara.

Dari Tahanan ke Pemulihan: Jejak Prestasi yang Tak Tergoyahkan
Sebelum kasus hukum ini mencuat, Ira Puspadewi dikenal sebagai sosok pemimpin visioner yang mampu membawa ASDP melewati masa-masa sulit, terutama di tengah tekanan pandemi global. Di bawah kepemimpinannya, perusahaan ferry pelat merah tersebut menunjukkan performa finansial yang luar biasa.

Catatan menunjukkan bahwa pendapatan ASDP tumbuh signifikan dari Rp2,449 triliun pada tahun 2016 menjadi Rp3,550 triliun pada 2021. Angka ini bukan sekadar statistik—melainkan bukti nyata keberhasilan strategi manajemen, efisiensi operasional, dan penguatan layanan publik yang ia galakkan. Masa kepemimpinannya bahkan dianggap sebagai salah satu periode pemulihan terbaik pasca-pandemi di sektor transportasi laut nasional.


Syukuran di Bekasi: Ucapan Terima Kasih yang Tulus
Tak lama setelah menginjakkan kaki di luar Rutan Merah Putih KPK, Ira menggelar acara syukuran di kawasan Jatiwarna, Kota Bekasi. Dalam suasana penuh haru dan syukur, ia menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada Allah SWT atas segala ujian dan karunia yang diberikan.

Ia juga mengapresiasi Presiden Prabowo Subianto atas keputusan rehabilitasi yang menurutnya adil, berani, dan berpihak pada kebenaran. “Ini bukan sekadar pembebasan fisik, tapi pemulihan nama baik yang sangat saya hargai,” ujarnya.

Selain itu, Ira tak lupa menyampaikan penghargaan kepada berbagai pihak yang terlibat dalam proses hukumnya—mulai dari pimpinan DPR, Mahkamah Agung, Kementerian Hukum dan HAM, Menteri Sekretaris Negara, Sekretaris Kabinet, hingga tim kuasa hukum yang setia mendampinginya. Bahkan, ia secara khusus menyebut apresiasinya terhadap petugas KPK yang, menurutnya, menjalankan tugas dengan integritas dan profesionalisme selama masa penahanan.

Tak ketinggalan, ia juga berterima kasih kepada para jurnalis yang secara objektif memberitakan perkembangan kasusnya. “Berita yang akurat dan berimbang adalah bagian dari keadilan publik,” katanya.

TAG:
Sumber:

l3

Berita Lainnya