MBG untuk Siswa Dialihkan ke Korban Banjir Padang: Langkah Cepat Pemkot Padang Tangani Krisis Pascabencana

MBG untuk Siswa Dialihkan ke Korban Banjir Padang: Langkah Cepat Pemkot Padang Tangani Krisis Pascabencana

Aceh-Instagram-

MBG untuk Siswa Dialihkan ke Korban Banjir Padang: Langkah Cepat Pemkot Padang Tangani Krisis Pascabencana

Di tengah situasi darurat akibat banjir yang melanda Kota Padang, Pemerintah Kota (Pemkot) Padang mengambil langkah cepat dan responsif dengan mengalihkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang biasanya ditujukan untuk para pelajar, kini dialihkan sepenuhnya untuk membantu para korban banjir. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi penanganan darurat bencana yang berdampak luas terhadap masyarakat setempat.



Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di kawasan Tanah Sirah, Kota Padang, Sumatera Barat, menjadi garda terdepan dalam pelaksanaan distribusi bantuan makanan bergizi tersebut. Sejak Kamis (27/11) hingga Jumat (28/11), SPPG telah memproduksi dan menyalurkan ribuan porsi makanan siap saji kepada warga yang terdampak banjir, baik dalam bentuk makanan basah maupun kering.

“Sejak Kamis (27/11) hingga Jumat (28/11), kami sudah mengalihkan MBG kepada para korban banjir di Kota Padang,” ungkap Kepala SPPG Tanah Sirah, Agung Sajdah, saat ditemui di lokasi dapur umum.

MBG: Dari Dunia Pendidikan ke Garis Depan Kemanusiaan
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sendiri merupakan inisiatif pemerintah daerah yang sebelumnya difokuskan untuk menjamin asupan gizi harian para siswa di sekolah-sekolah. Namun, sejak banjir melanda dan mengakibatkan penutupan sementara aktivitas belajar-mengajar, sekolah-sekolah di wilayah terdampak dinyatakan libur. Kondisi ini membuka celah untuk mengalihkan alokasi makanan tersebut ke pihak yang lebih membutuhkan, yaitu para korban bencana.


Keputusan strategis ini diambil berdasarkan arahan langsung dari Wali Kota Padang, Fadly Amran, yang menekankan pentingnya respons cepat terhadap kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana. “Kami tidak bisa diam melihat warga kesulitan mendapatkan makanan layak. Di saat seperti ini, solidaritas dan kolaborasi antarsektor menjadi kunci,” tegas Agung Sajdah.

Distribusi Luas, Sasaran Tepat
Dalam dua hari pertama implementasi pengalihan MBG, SPPG Tanah Sirah telah berhasil menyalurkan sebanyak 1.200 porsi makanan bergizi ke Puskesmas Ikua Koto di Kecamatan Koto Tangah. Lokasi ini dipilih karena menjadi salah satu pusat pengungsian sementara warga terdampak banjir.

Tak berhenti di situ, pada hari kedua (Jumat, 28/11), tim SPPG kembali menyalurkan bantuan sebanyak 1.500 porsi makanan, yang terdiri dari kombinasi makanan basah dan kering, ke wilayah Lubuk Minturun—kawasan lain yang juga terkena dampak parah banjir.

“Kami memastikan bahwa makanan yang disalurkan tidak hanya memenuhi standar gizi, tetapi juga aman, higienis, dan cocok untuk semua usia—mulai dari anak-anak hingga lansia,” tambah Agung.

Baca juga: SELAMAT! Park Jin Joo Resmi Menikah dengan Non-Selebritis pada Minggu, 30 November 2025

TAG:
Sumber:

l3

Berita Lainnya