PT Agincourt Resources Disorot, Perusahaan Tambang Emas Ini Dituding Jadi Biang Kerok Deforestasi dan Banjir Bandang di Sumatera
Banjir-Instagram-
Antara Ekonomi dan Ekologi: Menimbang Dampak Jangka Panjang
Di satu sisi, kehadiran PT Agincourt Resources telah membawa manfaat ekonomi nyata bagi masyarakat lokal—mulai dari penciptaan lapangan kerja, pembangunan infrastruktur, hingga program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) di bidang pendidikan, kesehatan, dan pertanian berkelanjutan.
Namun di sisi lain, keberlanjutan ekosistem hutan Sumatera tidak bisa dikompromikan. Hutan Tapanuli tidak hanya rumah bagi ribuan spesies flora dan fauna, tetapi juga berperan krusial sebagai “paru-paru” dan penyangga air bagi jutaan penduduk di hilir.
Pertanyaannya kini: mampukah model pertambangan modern seperti yang dijalankan PT Agincourt Resources benar-benar menyeimbangkan antara produktivitas ekonomi dan kelestarian lingkungan?
Penutup: Transparansi dan Akuntabilitas Jadi Kunci
Tuduhan dari WALHI terhadap PT Agincourt Resources bukan hanya isu teknis pertambangan, tetapi juga ujian bagi komitmen korporasi terhadap prinsip-prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance). Di tengah meningkatnya kesadaran publik akan isu iklim dan keadilan lingkungan, transparansi data, keterbukaan akses informasi, serta partisipasi masyarakat lokal dalam pengambilan keputusan menjadi hal wajib.
Sebagai bagian dari grup Astra—salah satu konglomerat terbesar di Indonesia—PT Agincourt Resources memiliki tanggung jawab moral dan reputasional yang besar. Masa depan operasionalnya tidak hanya ditentukan oleh angka produksi, tetapi juga oleh seberapa jauh ia mampu menjaga kepercayaan publik dan harmoni dengan alam.
Hingga kini, sorotan terhadap perusahaan ini terus berlangsung. Dan jawaban atas semua pertanyaan ini—apakah PT Agincourt Resources benar-benar bagian dari masalah atau bagian dari solusi—akan ditentukan oleh tindakan nyata, bukan sekadar laporan tahunan.