Otoritas Iran memperkirakan sekitar 20 juta orang akan menghadiri rangkaian pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei yang dimulai pada Sabtu (4/7).

Prosesi ini diproyeksikan menjadi salah satu acara publik terbesar di Iran dalam beberapa dekade terakhir.

>>> The Rising of the Shield Hero Season 5 Dikonfirmasi Tayang pada 2027

Rangkaian pemakaman akan berlangsung selama enam hari untuk mengenang Khamenei yang memimpin Republik Islam Iran sejak 1989.

Khamenei tewas pada usia 86 tahun dalam serangan pada hari pertama perang Amerika Serikat (AS)-Israel melawan Iran pada 28 Februari lalu.

Prosesi pemakaman ini juga dipandang sebagai unjuk kekuatan Iran di tengah ketegangan dengan negara-negara lawan setelah konflik bersenjata yang berlangsung selama lima pekan.

Ratusan pendukung Republik Islam Iran telah berkumpul di luar kompleks keagamaan Grand Mosalla sejak Jumat (3/7) malam untuk menunggu pembukaan lokasi penghormatan terakhir pada Sabtu pagi waktu setempat.

"Kami ingin mengucapkan selamat tinggal terakhir kepada pemimpin kami.

Karena itu menunggu seperti ini tidak terasa menyakitkan atau sulit bagi kami," kata seorang pelayat, Somayye Hamedi, melansir AFP.

Pemerintah menerapkan pengamanan ketat selama prosesi berlangsung. Sejumlah jalan ditutup dan wilayah udara diperkirakan akan ditutup sementara mengingat besarnya skala acara tersebut.

>>> Ramalan Zodiak 4 Juli 2026: 5 Zodiak Ini Bakal Dapat Kabar Gembira di Akhir Pekan

Jenazah Khamenei akan disemayamkan hingga Senin sebelum diarak melintasi Teheran.

Setelah itu, peti jenazah akan dibawa ke Kota Qom pada Selasa, dilanjutkan ke sejumlah kota suci Syiah di Irak pada Rabu, sebelum dimakamkan di kampung halamannya di Mashhad, Iran timur laut, pada Kamis.