Presiden Amerika Serikat Donald Trump memperkenalkan tanda tangan resmi kepresidenannya pada uang kertas 100 dolar AS pada Jumat, 3 Juli 2026.

Langkah ini menandai perubahan signifikan dari tradisi desain mata uang yang telah berlangsung selama satu abad, menjelang perayaan Hari Kemerdekaan.

>>> Dugaan Suap Rp1 Miliar dalam Kasus Penyekapan Karyawan Percetakan

Tanda tangan tersebut muncul tepat di atas nama Menteri Keuangan Scott Bessant pada uang kertas yang baru dirancang, menurut gambar yang dibagikan presiden di media sosial.

Selain itu, ada rencana untuk menerbitkan uang kertas 250 dolar peringatan dengan gambar Trump, meskipun ada larangan hukum sejak 1866 yang melarang orang hidup tampil pada mata uang federal.

Pertunjukan Kembang Api dan Pengampunan

Pemerintah juga mengumumkan rencana pertunjukan kembang api besar-besaran di National Mall yang terdiri dari sekitar 850.000 bahan peledak.

Penyelenggara Freedom250 mencatat bahwa pertunjukan selama 35 menit itu rata-rata akan meluncurkan sekitar 24.000 kembang api per menit, atau 400 butir per detik.

Angka ini kontras dengan 17.000 butir kembang api yang biasanya digunakan dalam perayaan tahunan standar.

Presiden juga memberikan pengampunan eksekutif kepada enam orang, dengan menyatakan di Truth Social bahwa mereka dituntut di bawah pemerintahan sebelumnya karena "memperbaiki mobil mereka."

"Saya merasa sangat terhormat telah menandatangani pengampunan untuk enam orang yang dianiaya oleh Pemerintahan Biden, dan berada di penjara, atau akan dikirim ke penjara, karena 'memperbaiki mobil mereka,'" tulis Trump.

Pernyataan itu mengikuti komentar sebelumnya pada 4 Juni mengenai penegakan hukum lingkungan, di mana presiden mengkritik otoritas yang memberikan hukuman tujuh tahun penjara kepada seorang montir karena memperbaiki mobilnya sendiri.