Medvedev Desak ATP Ubah Bobot Kalender Turnamen
Daniil Medvedev melaju ke putaran ketiga Wimbledon setelah mengalahkan Daniel Merida Aguilar 3-6, 6-3, 7-5, 6-2 pada Rabu (1/7/2026).
Usai pertandingan, unggulan kedelapan asal Rusia itu menyerukan perubahan struktural pada kalender ATP Tour.
>>> Sony Hentikan Produksi Game Fisik pada 2028, EVO Umumkan Karakter Baru
Medvedev mendukung format Masters 1000 yang diperpanjang menjadi satu setengah pekan, namun menilai sistem poin saat ini tidak mendorong pemain untuk memprioritaskan turnamen elite tersebut.
"Masters 1000 harus menjadi prioritas musim," kata Medvedev dalam konferensi pers.
Ia menambahkan bahwa jadwal yang padat membatasi waktu pemulihan bagi para pemain top.
Kritik terhadap Sistem Poin
Medvedev menyoroti ketidakseimbangan di mana turnamen level lebih rendah memberikan poin yang sama dengan Masters 1000.
"Anda menang dua turnamen 500 dan mungkin Hamburg, yang saya sukai, tapi itu bukan undian terbesar, bukan Masters 1000 – dan poinnya sama dengan menang Indian Wells," ujarnya.
Menurutnya, distribusi poin saat ini merugikan turnamen terbesar di sirkuit.
Pemain peringkat sembilan dunia itu juga mengkritik kewajiban bagi pemain komitmen 30 besar untuk mengikuti 16 turnamen wajib, termasuk delapan dari sembilan Masters 1000 tahunan.
>>> Fenerbahce Resmi Datangkan Nathan Ake dari Manchester City
"Kami tidak boleh dipaksa bermain delapan turnamen dalam delapan minggu," tegasnya.
Medvedev mengingat pengalaman pribadinya mengejar tiket ke Final Turin, yang memaksanya bermain tujuh atau delapan turnamen dalam delapan minggu karena selisih beberapa ratus poin.
Ia mengusulkan agar musim dibangun di sekitar empat Grand Slam dan semua Masters 1000, sehingga pemain bisa memilih turnamen tambahan sesuai tujuan.
Ambisi Peringkat
Mengenai peluangnya menyalip Jannik Sinner dan Carlos Alcaraz, Medvedev optimistis.
"Tidak ada yang mustahil," katanya, seraya mencontohkan Alexander Zverev yang sempat mendekat sebelum terhenti setelah Roland Garros.
Medvedev menekankan bahwa peringkat adalah konsekuensi dari hasil, bukan tujuan yang bisa dicapai dengan kalkulasi.
Ia memilih untuk fokus pada performa di lapangan rumput London dan menyerahkan reformasi kalender kepada pihak yang lebih berwenang.
>>> Sabalenka Hadapi Ostapenko di Babak Ketiga Wimbledon
"Saya lebih suka menyerahkan ini kepada orang yang lebih kompeten," pungkasnya.
Update Terbaru
Rekor Dunia Super Mario 64 16 Star Dipecahkan Lagi oleh Suigi Setelah 3 Tahun
Sabtu / 04-07-2026, 02:14 WIB
Buru Diskon PS5 Fisik 4 Juli Sebelum Sony Tinggalkan Media Fisik
Sabtu / 04-07-2026, 02:14 WIB
AnimEigo Umumkan Rilis Blu-ray untuk Sakon the Ventriloquist, Moshidora, AD Police Files, dan Lainnya
Sabtu / 04-07-2026, 02:14 WIB
Danganronpa 2x2 Resmi Tunda ke Awal 2027, Rilis Skenario Baru 'Slayhem'
Sabtu / 04-07-2026, 02:14 WIB
Washington Wizards Dapatkan Deandre Ayton dari Los Angeles Lakers
Sabtu / 04-07-2026, 02:11 WIB
Kasus Pembunuhan Jaswant Singh Khalra 1995 Kembali Disorot
Sabtu / 04-07-2026, 02:11 WIB
Panduan Login Telegram Web yang Benar dan Aman
Sabtu / 04-07-2026, 02:11 WIB
Daftar HP Gaming Murah RAM Besar 2026, Performa Gacor Mulai 2 Jutaan
Sabtu / 04-07-2026, 02:08 WIB
Menjaga Kesucian Suara Warga dalam Pemilu AS
Sabtu / 04-07-2026, 02:07 WIB
Griffin Gaming Partners Ambil 3,24% Saham TinyBuild
Sabtu / 04-07-2026, 02:07 WIB
Pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce: Patung Es Dikirim ke Madison Square Garden
Sabtu / 04-07-2026, 02:07 WIB
Rekan NFL Travis Kelce Berolahraga Sebelum Pernikahan dengan Taylor Swift
Sabtu / 04-07-2026, 02:07 WIB
Pangeran William Ungkap Raja Charles Benci Sepak Bola
Sabtu / 04-07-2026, 02:07 WIB
Cristiano Ronaldo Pecahkan Kutukan Fase Gugur, Catat Rekor Baru di Piala Dunia 2026
Sabtu / 04-07-2026, 02:07 WIB






