Google dikabarkan sedang mempersiapkan pembaruan kernel Linux yang signifikan untuk jajaran ponsel Pixel terbaru. Informasi ini muncul dari unggahan di Telegram oleh pembocor Mystic Leaks.

Menurut bocoran tersebut, Pixel 7, Pixel 8, dan Pixel 9 series akan beralih dari kernel 6.1-android14 ke 6.12-android16.

>>> Tarik Tunai Tanpa Kartu Bank Mandiri Kena Biaya Rp500 Mulai 15 Juli

Sementara itu, lini Pixel 10 akan melompat dari 6.6-android15 ke versi yang sama, 6.12-android16.

Kernel Linux 6.12 membawa berbagai perbaikan dan peningkatan, termasuk optimalisasi pada penjadwalan CPU, manajemen memori, penyimpanan, dan performa sistem file.

Dampak pada Performa Pixel

Peningkatan pada penyimpanan dan sistem file diharapkan dapat mempercepat waktu instalasi dan peluncuran aplikasi.

Kernel yang lebih baru juga berpotensi membuat ponsel berjalan lebih mulus, cepat, dan tidak cepat panas.

Meski demikian, pengguna tidak boleh berekspektasi perubahan performa yang dramatis. Peningkatan yang dirasakan mungkin kecil dalam penggunaan sehari-hari.

Beberapa pihak berspekulasi bahwa upgrade ini juga bisa menjadi kesempatan bagi Google untuk memperbaiki performa GPU Pixel 10 yang dinilai kurang memuaskan.

>>> Pesawat AMA Dibakar OTK di Bandara Yahukimo Papua

Pembaruan kernel besar terakhir untuk Pixel hadir bersamaan dengan Android 15 QPR2 pada tahun 2024.

Melihat waktu bocoran ini, kemungkinan kernel baru akan dirilis bersamaan dengan Android 17 QPR2 menjelang akhir tahun.

Namun, jadwal masih bisa berubah jika Google menemui kendala selama pengujian. Google jarang mengumumkan secara resmi upgrade kernel semacam ini, sehingga perubahan mungkin tidak disebutkan dalam catatan rilis.

Sayangnya, Pixel 6 diperkirakan tidak akan mendapatkan upgrade ini karena dukungan perangkat tersebut akan berakhir pada Oktober 2026.

Sebagian besar produsen Android jarang melakukan upgrade kernel Linux pada perangkat mereka.

>>> Pelatih Belgia Puji Mentalitas Tim Usai Comeback Dramatis ke 16 Besar

Google menjadi salah satu pengecualian, yang memungkinkan perusahaan merilis patch keamanan dan perbaikan bug lebih cepat tanpa perlu backport ke kernel lama.