Shawn Layden, mantan chairman Sony Interactive Entertainment Worldwide Studios, mempertanyakan logika di balik keputusan Sony yang dikabarkan akan mengurangi frekuensi port PC untuk game single-player besar.

Dalam podcast PSI, Layden menjelaskan bahwa port PC biasanya dirilis setidaknya 18 bulan setelah versi konsol. Ia meragukan klaim bahwa port PC dapat mengurangi penjualan hardware PlayStation.

>>> Ubisoft Ubah Bocoran Remake Assassin's Creed Black Flag Jadi Promo Resmi

"Jika seseorang bersedia menunggu 18 bulan untuk game di PC, kami tidak kehilangan penjualan dari mereka," ujar Layden.

"Mereka tidak akan membeli hardware itu."

Layden menambahkan bahwa port PC bukanlah strategi untuk menghasilkan uang, melainkan untuk memperkenalkan properti intelektual PlayStation kepada audiens yang lebih luas.

"Bagaimana cara membuat dunia Horizon dilihat oleh orang-orang yang tidak berada di dunia PlayStation?" katanya.

>>> Polisi Atlanta Tuduh Ciarre Campbell Bunuh Ibu Kandung

Ia tidak pernah berharap port PC akan mendorong penjualan konsol.

Beberapa port PC seperti Marvel's Spider-Man, Ghost of Tsushima, dan God of War membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk hadir di Steam dan Epic Games Store.

Layden menilai biaya pengembangan versi PC mungkin menjadi faktor utama perubahan kebijakan Sony.

>>> Diskon $300 untuk Acer Predator Helios Neo 16S dengan RAM 32GB dan RTX 5070 Ti

Keputusan Sony ini kontras dengan kesuksesan port PC yang telah dinikmati perusahaan. Namun, masa depan strategi multiplatform Sony masih belum jelas.