Program pembangunan 3 juta rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto mulai mendapat respons positif dari kalangan pengembang properti.

PT Ingria Pratama Capitalindo Tbk (GRIA) menjadi salah satu perusahaan yang menyatakan komitmennya untuk ikut mempercepat penyediaan rumah subsidi bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

>>> Xiaomi Luncurkan Kipas Genggam Mijia dengan Warna Hijau Baru

Komitmen tersebut disampaikan dalam Paparan Publik (Public Expose) Tahunan GRIA yang digelar di Grand Zuri, BSD City, Tangerang Selatan, Selasa (30/6/2026).

Dalam kesempatan itu, jajaran direksi memaparkan capaian kinerja perusahaan sepanjang 2025 sekaligus arah pengembangan bisnis pada 2026 yang difokuskan pada penyediaan hunian terjangkau.

Direktur Utama GRIA, Khufran Hakim Noor mengatakan perusahaan akan terus memperkuat perannya dalam mendukung target penyediaan 3 juta rumah yang dijalankan pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Menurutnya, keterlibatan sektor swasta menjadi faktor penting agar target penyediaan rumah layak bagi masyarakat dapat tercapai.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui peningkatan kualitas bangunan, pengembangan kawasan yang ramah lingkungan, serta penguatan tata kelola perusahaan yang berkelanjutan.

GRIA juga mulai menerapkan konsep rumah pintar (smart home) pada seluruh proyek perumahannya.

Konsep tersebut menghadirkan jaringan internet, pasokan air bersih, dan listrik yang telah terintegrasi sejak tahap awal pembangunan sehingga mampu menunjang aktivitas penghuni, termasuk bekerja maupun belajar dari rumah.

"Pengalaman kami selama 13–14 tahun di bidang ini membuktikan bahwa 99,9 persen proyek kami bebas banjir dan tidak pernah kekurangan air," ujar Khufran, dikutip Rabu (1/7).

Di tengah meningkatnya perhatian pemerintah terhadap sektor perumahan, GRIA juga menilai rumah subsidi masih menjadi pilihan investasi sekaligus solusi kepemilikan rumah yang paling terjangkau bagi masyarakat.