Guillaume Broche, creative director Clair Obscur: Expedition 33, mengungkapkan kekagumannya pada Kingdom Hearts 2.

Dalam wawancara dengan Konbini, ia menyebut game tersebut sebagai salah satu dari lima game terbaik sepanjang masa.

>>> Meksiko Lolos ke 16 Besar Piala Dunia Usai Kalahkan Ekuador

Broche memuji Square Enix yang berhasil menciptakan sesuatu yang luar biasa. Ia menyoroti gameplay Kingdom Hearts 2, terutama kombinasi dan fusi di akhir permainan.

"Ada sesuatu dari gameplay itu yang terus saya cari sejak Kingdom Hearts 2," ujar Broche. Ia menambahkan bahwa pemain bisa menghabiskan 150 jam di akhir permainan.

>>> Meksiko dan Prancis Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Meskipun ada seri selanjutnya, Broche menilai Kingdom Hearts 3 tidak mampu menangkap kembali keunggulan gameplay pendahulunya. Ia tidak menyebut apakah sudah memainkan game lain dalam seri tersebut.

Clair Obscur: Expedition 33 sendiri terinspirasi dari berbagai game, termasuk Final Fantasy dan Devil May Cry. Broche sebelumnya mengunggah video tantangan Devil May Cry sebelum mengembangkan gamenya.

>>> Jerman dan Belanda Tersingkir, Peta Kekuatan Piala Dunia 2026 Berubah

Dengan perpaduan aksi dan RPG, tidak mengherankan jika Broche juga menyukai Kingdom Hearts. Ia bahkan sempat mendemonstrasikan bahwa mini-game voli di gamenya mudah dimainkan.