Harga BBM Pertamina 23 April 2026 Tetap Stabil di Tengah Gejolak Harga Minyak Dunia
Bbm-Instagram-
Harga BBM Pertamina 23 April 2026 Tetap Stabil di Tengah Gejolak Harga Minyak Dunia
PT Pertamina (Persero) masih mempertahankan harga bahan bakar minyak (BBM) di seluruh Indonesia per Kamis, 23 April 2026. Kebijakan ini diambil untuk menjaga kestabilan daya beli masyarakat di tengah pergerakan harga minyak mentah global yang belum menunjukkan tren pasti.
Stabilitas harga tersebut berlaku baik untuk BBM bersubsidi maupun non-subsidi, meskipun sebelumnya sempat terjadi penyesuaian pada awal tahun dan Maret lalu.
BBM Subsidi Tetap, Tekanan Global Masih Terasa
Harga Pertalite dan Solar tidak mengalami perubahan di seluruh SPBU. Angka ini dipertahankan sebagai bagian dari upaya pemerintah mengendalikan inflasi, terutama saat tekanan dari pasar energi internasional meningkat dalam beberapa pekan terakhir.
Dengan harga yang tetap, Pertalite masih dibanderol Rp10.000 per liter secara nasional tanpa perbedaan antarwilayah.
Harga BBM Non-Subsidi Mengacu Evaluasi Berkala
Untuk BBM non-subsidi, penetapan harga dilakukan melalui evaluasi rutin setiap bulan. Di Jawa Timur, Pertamax (RON 92) saat ini dijual Rp12.300 per liter, hasil penyesuaian sejak 1 Maret 2026 dari sebelumnya Rp11.800.
Sementara itu, produk seperti Dexlite dan Pertamina Dex masih rentan terhadap perubahan harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah, meski belum ada penyesuaian terbaru hingga 23 April.
Perbandingan Harga BBM di Sejumlah Wilayah
- DKI Jakarta: Pertalite Rp10.000, Pertamax Rp12.100, Dexlite Rp14.550
- Jawa Timur: Pertalite Rp10.000, Pertamax Rp12.300, Dexlite Rp14.550
- Bali: Pertalite Rp10.000, Pertamax Rp12.300, Dexlite Rp14.550
- Sumatera Utara: Pertalite Rp10.000, Pertamax Rp12.400, Dexlite Rp14.900
- Kalimantan Timur: Pertalite Rp10.000, Pertamax Rp12.400, Dexlite Rp14.900
Perbedaan harga pada BBM non-subsidi umumnya dipengaruhi oleh biaya distribusi serta pajak daerah seperti PBBKB.