[X]
×

Dua Kapal Pertamina Tertahan di Teluk Arab usai Penutupan Selat Hormuz

Dua Kapal Pertamina Tertahan di Teluk Arab usai Penutupan Selat Hormuz

Hormuz-Instagram-

Baca juga: TOP 50 Acara dan Rating TV Terpopuler Hari ini 22 April 2026 ada Beri Cinta Waktu yang Berada di Posisi 3

Pemerintah Turut Pantau Perkembangan

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri ikut memantau perkembangan situasi di kawasan tersebut, termasuk melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia di Tehran.



Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Yvonne Mewengkang, menyampaikan bahwa koordinasi terus dilakukan dengan berbagai pihak untuk memastikan perlindungan aset dan warga negara Indonesia.

"Pemerintah Indonesia terus memantau secara cermat perkembangan situasi di kawasan, termasuk Selat Hormuz, melalui koordinasi dengan KBRI Tehran serta otoritas dan mitra terkait," ujar Yvonne.

"Keselamatan awak kapal serta keamanan kapal dan seluruh muatannya menjadi prioritas pemerintah Indonesia saat ini," tambahnya.

Ketegangan Dipicu Kebijakan Geopolitik


Penutupan Selat Hormuz diumumkan oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran sebagai respons terhadap kebijakan blokade yang masih diberlakukan Amerika Serikat.

"Kendali atas Selat Hormuz telah kembali ke kondisi sebelumnya, dan jalur perairan strategis itu kini berada di bawah pengelolaan dan kendali ketat angkatan bersenjata," demikian pernyataan komando gabungan melalui kantor berita Tasnim.

Situasi semakin tegang setelah muncul laporan pembatasan pergerakan kapal di wilayah Teluk Persia dan Laut Oman, disertai insiden penembakan terhadap sebuah tanker oleh kapal cepat Garda Revolusi.


Berita Lainnya