Viral Foto Jeffrey Epstein dan Pengusaha Arab Tatap Kain Diduga Kiswah, Tuai Kecaman Publik
Tanggapan Otoritas dan Keraguan Keaslian
Menanggapi viralnya foto tersebut, media internasional telah menghubungi otoritas Arab Saudi yang mengelola Masjidil Haram untuk meminta klarifikasi. Hingga kini, belum ada pernyataan resmi yang disampaikan.
Perusahaan DP World yang dipimpin Ahmed bin Sulayem juga menolak memberikan komentar terkait foto tersebut.
Di sisi lain, media daring yang fokus pada isu Masjidil Haram menerbitkan analisis yang meragukan keaslian kain dalam foto. Berdasarkan tinjauan internal, mereka menilai kain tersebut tidak sepenuhnya sesuai dengan ciri Kiswah asli.
Sejumlah kejanggalan disebutkan, mulai dari ukuran, bahan, tepi kain, hingga motif dan pola yang dinilai berbeda. Media tersebut menegaskan bahwa analisis dilakukan secara independen tanpa afiliasi dengan otoritas Saudi.
Hubungan Panjang Epstein dan Ahmed bin Sulayem
Dokumen yang sama juga menyingkap kedekatan hubungan antara Epstein dan Ahmed bin Sulayem yang berlangsung bertahun-tahun, bahkan setelah Epstein divonis pada 2008 dalam kasus prostitusi anak di bawah umur.
Sejumlah email memperlihatkan percakapan bernuansa seksual dan komentar merendahkan perempuan. Dalam salah satu pesan, Sulayem menyinggung pengalaman seksualnya dengan bahasa vulgar.
Email lain memuat komentar mengenai perempuan asal Ukraina dan Moldova, disertai penilaian fisik yang merendahkan. Dalam korespondensi berbeda, Epstein juga pernah mengirimkan tautan layanan pendamping di Italia yang dibalas singkat oleh Sulayem.
Tak hanya itu, terdapat pula email yang berisi lelucon bernada penghinaan terhadap jamaah Muslim dengan mengaitkannya pada terorisme. Isi pesan tersebut turut menuai kecaman luas di media sosial.
Profil Singkat Ahmed bin Sulayem
Ahmed bin Sulayem dikenal sebagai salah satu tokoh bisnis berpengaruh di Uni Emirat Arab. Ia menjabat sebagai Direktur Utama DP World sejak 2016 dan telah memimpin perusahaan tersebut sebagai ketua sejak 2007.
DP World bergerak di sektor pelabuhan dan infrastruktur dengan investasi di berbagai negara. Hingga kini, perusahaan tersebut belum memberikan pernyataan resmi terkait kontroversi foto yang beredar.
Viralnya kembali dokumen dan korespondensi lama Epstein ini menambah daftar panjang kontroversi yang terus mencuat ke publik, sekaligus memicu perdebatan serius soal etika, penghormatan simbol keagamaan, dan relasi tokoh-tokoh berpengaruh di baliknya.
Update Terbaru
Persona 4 Revival Ubah Adegan Kontes Kecantikan, Penggemar Bereaksi
Rabu / 01-07-2026, 14:25 WIB
Netflix Rilis Enola Holmes 3 dengan Sutradara Baru Philip Barantini
Rabu / 01-07-2026, 14:22 WIB
Belgium vs Senegal di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 14:22 WIB
Ekuador Lolos ke 32 Besar Piala Dunia Usai Kalahkan Jerman
Rabu / 01-07-2026, 14:21 WIB
Colin Farrell Bergabung dengan Cast Film Netflix Bad Bridgets
Rabu / 01-07-2026, 14:21 WIB
Profil BTR Finn: Roamer Agresif Bigetron yang Bawa Tim Juara MPL Season 17
Rabu / 01-07-2026, 14:21 WIB
Oppo Reno 16 Hadirkan AI Snap Key yang Satukan ChatGPT, Gemini, dan Perplexity
Rabu / 01-07-2026, 14:21 WIB
Pikat Gen Z, Tren Busana Muslim Kini Beralih ke Warna Ekspresif dan Layering
Rabu / 01-07-2026, 14:21 WIB
Shenina Cinnamon Pamer Baby Bump Makin Besar, Tampil Seksi dengan Tank Top Lace
Rabu / 01-07-2026, 14:20 WIB
Serbuan Mobil China dan Rencana Mobil Nasional Tunda Insentif EV
Rabu / 01-07-2026, 14:20 WIB
Harga iPad dan iPhone 17 Naik di Indonesia, Ini Daftarnya
Rabu / 01-07-2026, 14:20 WIB
Mariners Lakukan Penyesuaian Roster dan Lineup Jelang Lawan Angels
Rabu / 01-07-2026, 14:15 WIB
Daftar Keluarga Raffi Ahmad yang Menjabat di Pemerintahan dan BUMN, dari Bupati hingga Komisaris
Rabu / 01-07-2026, 14:15 WIB






