Sinopsis Parineetii Series India ANTV Hari ini 12 Agustus 2024: Neeti Minta Bantuan Bebe untuk Merusak Hubungan Pari dan Rajeev
Sinopsis Episode 133
Pertemuan Emosional di Ruang Rumah Sakit
Ketika Rajeev akhirnya sadar, dia melihat Parineet yang setia menemaninya di samping tempat tidur. Sementara itu, Neeti yang juga berada di ruangan tersebut, memohon agar Rajeev bangkit dan berbicara dengannya. Namun, Rajeev tidak memberikan respons, meninggalkan Neeti dalam kesedihan dan rasa diabaikan. Ketegangan meningkat ketika Parineet harus menghadapi kata-kata kasar dari Bebe, yang menambah konflik di ruang tunggu rumah sakit.
Dukungan dari Monty dan Chandrika
Monty dan Chandrika segera muncul sebagai pendukung Parineet, membela dirinya dari tuduhan Bebe. Mereka menyoroti pengorbanan besar yang telah dilakukan Parineet demi Neeti dan perlakuan tidak adil yang dialaminya. Namun, Bebe tetap keras kepala, memperburuk perselisihan keluarga dan menambah kompleksitas situasi.
Rencana Jahat untuk Melukai Parineet
Ketika Neeti semakin membutuhkan perhatian Rajeev namun tidak mendapat tanggapan darinya, dokter menyarankan agar mereka menunggu di ruang tunggu sementara Parineet menemani Rajeev. Di sisi lain, Shambhu dan Shilpa tampak merencanakan tindakan jahat untuk menyakiti Parineet. Neeti bergabung dalam rencana tersebut, dengan Shilpa merencanakan untuk menghilangkan anak Parineet yang belum lahir dengan menguncinya di ruangan kedap suara dan melepaskan gas kimia.
Perencanaan dan Aksi Teror
Neeti mendukung rencana tersebut dengan tegas, bersikeras bahwa Parineet harus menderita. Dia memberi instruksi kepada Shilpa untuk melaksanakan rencana tersebut, menjanjikan hadiah besar sebagai imbalan. Shilpa dan Shambhu pun mulai menjalankan rencana mereka untuk menyakiti Parineet. Shambhu bertugas melepaskan gas beracun ke ruangan tempat Parineet dikurung, sementara Shilpa menyuntikkan obat penenang untuk melumpuhkan Parineet, membuatnya tidak mampu meminta bantuan.
Kekhawatiran Parminder dan Pencarian yang Mendalam
Parminder tiba di rumah sakit setelah menerima pesan dari Parineet dan segera mencari keberadaan Parineet. Namun, dia hanya menemukan noda darah di ruangan tempat Parineet seharusnya bersama Rajeev. Keluarga Parminder mulai cemas, dan Parminder menghubungi polisi dengan keyakinan bahwa sesuatu yang buruk mungkin telah terjadi pada Parineet.
Kesadaran Parineet dan Krisis di Ruang ICU
Sementara itu, Parineet mulai kehilangan kesadaran akibat efek obat penenang. Dia tetap bertekad untuk melindungi anaknya dan berharap Rajeev tetap aman selama cobaan berat ini. Di ruang ICU, kondisi Rajeev memburuk, dan dokter mengalami kesulitan untuk menstabilkan detak jantungnya. Mereka menyarankan untuk memanggil Parineet, karena suaranya diketahui memiliki efek menenangkan pada Rajeev.
Perselisihan antara Parminder dan Bebe
Ketegangan semakin meningkat ketika Parminder dan Bebe berselisih. Parminder menuduh Bebe memicu kemarahan Neeti terhadap Parineet. Gurinder, ibu mertua Neeti, menambah kekacauan dengan memihak Neeti, menambah lapisan kompleksitas dalam drama ini. Sementara itu, Neeti semakin bertekad untuk menghapus Parineet dari hidupnya, meyakini bahwa Parineet adalah penyebab utama semua masalahnya.
Rencana Berbahaya untuk Menghilangkan Parineet
Dalam upaya terakhiran mereka, Neeti, Shilpa, dan Shambhu menyusun rencana berbahaya untuk melenyapkan Parineet. Mereka merencanakan untuk memasukkan bahan kimia beracun ke dalam saluran AC rumah sakit. Neeti juga menginstruksikan Shambhu untuk mematikan lampu rumah sakit sebagai pengalihan untuk memudahkan pelarian mereka.
Penyelidikan Polisi dan Kecurigaan
Inspektur polisi bersama Parminder menemukan bahwa dokter yang menangani Rajeev ternyata juga terlibat dalam rencana jahat Shambhu. Mereka mulai meninjau rekaman CCTV rumah sakit untuk mengumpulkan bukti tentang hilangnya Parineet. Neeti kemudian menuduh Parineet melakukan pengkhianatan dan berusaha mengambil nyawanya, menambah kerumitan kasus ini.
Update Terbaru
Baca Lookism Chapter 614 Bahasa Indonesia, Pembahasan dan Preview Chapter 615
Kamis / 02-07-2026, 23:05 WIB
SIG Pasok Beton untuk Sekolah Rakyat di 4 Provinsi, Capai 28 Ribu Meter Kubik
Kamis / 02-07-2026, 23:01 WIB
Pasar Karbon RI Siap Terhubung ke Global, Potensi Rp5 Triliun Terbuka
Kamis / 02-07-2026, 23:01 WIB
Bocoran Gambar Galaxy Watch Ultra 2: Kaca Safir dan Ketahanan 10 ATM
Kamis / 02-07-2026, 23:01 WIB
Petinju Legendaris Bereaksi atas Masalah Keuangan Floyd Mayweather
Kamis / 02-07-2026, 22:29 WIB
Karyawan Toko Laporkan Tanda Bahaya Sebelum Penangkapan Kasus Pengabaian Anak di Ohio
Kamis / 02-07-2026, 22:29 WIB
Penambahan Tenaga Kerja AS Melambat, Hanya 57.000 Pekerjaan pada Juni
Kamis / 02-07-2026, 22:29 WIB
Chicago Pecahkan Rekor Suhu Minimum, Badai Petir Mengancam Akhir Pekan
Kamis / 02-07-2026, 22:28 WIB
Aktris Lisa Faulkner Umumkan Diagnosis Kanker Payudara Stadium Awal
Kamis / 02-07-2026, 22:28 WIB
Futures TSX Naik Didorong Kenaikan Emas dan Data Tenaga Kerja AS Melemah
Kamis / 02-07-2026, 22:28 WIB
Lorenzo Sonego Kalahkan Gabriel Diallo di Laga Marathon Wimbledon
Kamis / 02-07-2026, 22:28 WIB
Prediksi Portugal vs Kroasia di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Kamis / 02-07-2026, 22:28 WIB
Ilmuwan Missouri Ciptakan Entitas Buatan SpudCell dengan 36 Gen
Kamis / 02-07-2026, 22:27 WIB
New York Times Connections Puzzle 1116: Kata dan Tema Harian
Kamis / 02-07-2026, 22:26 WIB






