Bukan Sekadar Bisnis, Ini Alasan Keselamatan di Balik Ketatnya Aturan Bagasi Kabin
Pemandangan petugas maskapai menimbang ulang tas penumpang di boarding gate kini makin sering terjadi. Kebijakan ini kerap membuat penumpang gusar, namun ternyata ada alasan keselamatan penerbangan yang krusial.
Bagasi kabin berlebihan tak hanya memicu keterlambatan jadwal terbang. Lebih dari itu, hal ini berpotensi mengancam keselamatan seluruh penerbangan.
>>> Igor Tolic Puji Kekompakan Persib Usai Kalahkan Arema di Piala Presiden
Menjaga Batas Maksimum Berat Lepas Landas
Alasan paling mendasar berkaitan dengan Maximum Takeoff Weight (MTOW) atau batas berat maksimum pesawat saat lepas landas.
Keseimbangan dan keselamatan terbang dihitung berdasarkan total bobot gabungan, termasuk rangka pesawat, bahan bakar, kargo, dan seluruh penumpang beserta barang bawaannya.
Mantan pilot yang kini menjadi peneliti keselamatan penerbangan di University of Southern Queensland, Natasha Heap, menjelaskan bahwa standar perhitungan berat penumpang terus disesuaikan.
Pada awal kariernya di tahun 1998, standar berat penumpang adalah 77 kg per orang di luar bagasi kabin.
Saat ini, untuk pesawat berkapasitas 150 hingga 299 kursi, otoritas menetapkan asumsi berat rata-rata penumpang pria dewasa 81,8 kg, wanita dewasa 66,7 kg, dan standar bagasi kabin 7 kg per penumpang.
Mengapa Aturan Tiap Maskapai Berbeda?
Meskipun ada standar umum, Otoritas Keselamatan Penerbangan Sipil mengizinkan setiap maskapai mengajukan batas berat khusus sesuai kebijakan operasional mereka.
Inilah yang membuat batasan bagasi kabin berbeda antar-maskapai.
Untuk pesawat perintis berkapasitas di bawah tujuh penumpang, seperti pada rute antarpulau di Selat Torres, Australia, penimbangan berat badan penumpang beserta barang bawaannya bahkan wajib dilakukan langsung di bandara.
>>> Usai Libur Sekolah, MBG Bikin Harga Ayam dan Telur Meroket
Update Terbaru
Bosan dengan Plafon Putih? Ini 7 Rekomendasi Warna dari Desainer
Selasa / 28-07-2026, 00:28 WIB
Splatoon Raiders Kuasai Puncak Metacritic dan Pimpin Penjualan UK
Selasa / 28-07-2026, 00:22 WIB
Stop Killing Games Kritik Langkah PlayStation Tinggalkan Kaset Fisik
Selasa / 28-07-2026, 00:15 WIB
Mainan Kucing Magikarp Pokémon Dijual Empat Kali Lipat di Pasar Sekunder
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
Evolusi Delibird di Pokémon Diamond dan Pearl Muncul dari DVD Langka
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
S.T.A.L.K.E.R. 2 Cost of Hope Ungkap Jadwal Rilis dan Menuju Chernobyl
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
Jim Carrey Beri Penghormatan Terakhir Usai Chuck Russell Meninggal
Selasa / 28-07-2026, 00:08 WIB
Evolusi Tren Gym Modern: Bukan Cuma Tempat Angkat Beban Biasa
Selasa / 28-07-2026, 00:07 WIB
Makeup Praktis dan Nyaman Jadi Tuntutan Baru Gaya Hidup Perempuan Modern
Selasa / 28-07-2026, 00:07 WIB
Sensasi uji aroma langsung ubah cara konsumen belanja parfum
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Kebijakan Baru Insentif EV Bidik Mobil dan Motor Listrik Lokal
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Garuda Muda Gilas Kamboja 5-1 Lewat Aksi Cemerlang Mitchell Baker
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Spesimen Ijazah Jokowi Berbeda dari Lulusan UGM 1985 Menurut dr. Tifa
Senin / 27-07-2026, 23:56 WIB
Bocoran Harga Global Redmi Note 17 Series Sebelum Peluncuran Resmi
Senin / 27-07-2026, 23:56 WIB







