Sengketa Warisan Chadwick Boseman Soroti Krisis Perencanaan Warisan Keluarga Kulit Hitam
Saudara kandung mendiang aktor Chadwick Boseman, Derrick dan Kevin Boseman, mengajukan petisi ke pengadilan Los Angeles untuk mencopot Taylor Simone Ledward, janda sang aktor, sebagai administrator warisan senilai jutaan dolar.
Langkah ini diambil atas nama orang tua mereka, Leroy dan Carolyn Boseman. Mereka meminta Ledward segera mendistribusikan dana dan melepaskan kendali atas warisan tersebut.
>>> Mattel Luncurkan Boneka Barbie Angel Reese di WNBA All-Star Weekend
Chadwick Boseman meninggal akibat kanker usus besar pada 2020 di usia 43 tahun tanpa meninggalkan surat wasiat.
Pengadilan sebelumnya mengalokasikan 50% dari warisan senilai $3,8 juta kepada Ledward, dan masing-masing 25% kepada kedua orang tua Boseman.
Namun, petisi tersebut menuduh Ledward gagal mendistribusikan aset, tidak transparan dalam pengelolaan, dan menyebabkan kesulitan keuangan bagi orang tua sang aktor yang sudah lanjut usia.
"Atas nama orang tua kami, kami berkomitmen memastikan transparansi, akuntabilitas, dan rasa hormat dalam penyelesaian masalah ini," ujar kedua saudara tersebut.
Mereka berharap proses pengadilan dapat membawa kejelasan, menghormati perintah pengadilan, dan memastikan pengelolaan warisan Chadwick yang bertanggung jawab.
Petisi itu juga menggambarkan dampak emosional dari pertarungan hukum ini.
>>> Bintang Atlanta Dream Puji Perkembangan Pelatih Karl Smesko
"Bayangkan berganti saluran dan menemukan film yang dibintangi putra atau saudara Anda yang telah meninggal, mengetahui bahwa seseorang yang tidak Anda kenal atau percayai mengambil keuntungan dari citranya tanpa masukan atau persetujuan Anda," demikian bunyi dokumen pengadilan.
Krisis Perencanaan Warisan di Keluarga Kulit Hitam
Para ahli hukum mencatat bahwa sengketa warisan serupa banyak terjadi di keluarga kulit hitam Amerika.
Pengacara perencanaan warisan melaporkan bahwa lebih dari 70% warga kulit hitam Amerika meninggal tanpa surat wasiat atau perwalian.
Maxwell Ndungu, pengacara hukum perencanaan warisan, probate, dan lansia di Atlanta, mengatakan kesalahpahaman terbesar adalah bahwa tidak memiliki perencanaan tidak akan berdampak pada keluarga.
Kenyataannya, hal itu akan berdampak.
Ndungu menyebut faktor utama yang menyebabkan keengganan dalam perencanaan warisan adalah tabu membicarakan kematian dan masalah biaya.
>>> Tobey Maguire Bicara Karier di Tengah Rumor Marvel Multiverse
Ia menegaskan bahwa setiap orang memiliki warisan, hanya saja tergantung pada besarnya.
Update Terbaru
Spesimen Ijazah Jokowi Berbeda dari Lulusan UGM 1985 Menurut dr. Tifa
Senin / 27-07-2026, 23:56 WIB
Bocoran Harga Global Redmi Note 17 Series Sebelum Peluncuran Resmi
Senin / 27-07-2026, 23:56 WIB
Penampilan Berwibawa Demi Moore dalam MV Animal Milik KATSEYE
Senin / 27-07-2026, 23:56 WIB
Mengenal Airbus Beluga XL, Pesawat Kargo Unik Penopang Masa Depan Industri
Senin / 27-07-2026, 23:56 WIB
Chrome ARM64 untuk Linux Dirilis Google Tanpa Pengumuman Resmi
Senin / 27-07-2026, 23:49 WIB
Aturan Sumbangan HUT RI di Surabaya Harus Sukarela Tanpa Paksaan
Senin / 27-07-2026, 23:49 WIB
Sean Diddy Combs Menjalani Hukuman Isolasi Usai Terlibat Perkelahian Penjara
Senin / 27-07-2026, 23:43 WIB
Pilihan perangkat elektronik paling diminati pembeli di Amazon
Senin / 27-07-2026, 23:43 WIB
Kasus Eric Adjepong: Pelanggaran Perintah Perlindungan Mantan Istri
Senin / 27-07-2026, 23:42 WIB
Aksi N3on dan Ryan Garcia Gelar Cuci Mobil Amal Bantu Korban ICE
Senin / 27-07-2026, 23:35 WIB
Persija Tumbang di Laga Perdana, Shin Tae-yong Ungkap Kendala Tim
Senin / 27-07-2026, 23:35 WIB
Respons Kekalahan dari Persebaya, Begini Penjelasan Rio Fahmi
Senin / 27-07-2026, 23:35 WIB
Striker Keturunan Semarang Mitchell Baker Cetak Dua Gol Debut
Senin / 27-07-2026, 23:28 WIB
Head to Head Timnas Indonesia vs Kamboja: Rekor Pertemuan Skuad Garuda
Senin / 27-07-2026, 23:28 WIB







