Howard University Hapus Lebih dari 500 Mahasiswa Baru karena Lewat Batas Pembayaran
Howard University secara resmi mengeluarkan lebih dari 500 mahasiswa baru dari daftar kelas menjelang semester gugur 2026.
Keputusan ini diambil setelah para mahasiswa melewatkan batas waktu pembayaran pada 10 Juli.
>>> Concacaf Umumkan Pot Undian Nations League 2026-27
Pihak universitas menyatakan bahwa keputusan ini diambil setelah memberikan pemberitahuan berulang kali mengenai tenggat waktu pembayaran sejak Maret hingga Juli.
Namun, mahasiswa yang terdampak mengaku memiliki dana bantuan eksternal dan beasiswa yang masih dalam proses.
Isabella Williams, calon mahasiswa baru asal Alabama, mengungkapkan kekecewaannya. "Tiba-tiba kami dikeluarkan dari sekolah impian kami.
Ini memilukan dan membingungkan," ujarnya.
Williams mengaku telah mengamankan pembiayaan dan berusaha mengklarifikasi statusnya sebelum tenggat waktu. "Saya menghabiskan banyak waktu untuk mendaftar beasiswa.
Dan sekarang semuanya direnggut," katanya.
Ia menjelaskan bahwa pencabutan statusnya terjadi meskipun ia memiliki beasiswa institusional. "Saya punya dua beasiswa dari Howard, masing-masing $11.000 dan $16.000.
Namun tetap saja saya di-unenroll," jelas Williams.
Meskipun jadwal kuliahnya akhirnya dipulihkan, status bantuan dana masih belum jelas. "Beberapa komite beasiswa sudah menghubungi universitas, tapi tidak ada respons.
Saya baru saja mendapatkan kelas kembali, tetapi beasiswa saya hilang," tambahnya.
Williams menekankan bahwa mahasiswa seharusnya tidak perlu berjuang melawan birokrasi setelah memenuhi persyaratan masuk. "Kami adalah pemimpin, pejuang.
>>> Diamondbacks Hajar Cardinals 10-6, Perlebar Jarak di Wild Card
Kami seharusnya tidak perlu berjuang untuk ini," tegasnya.
Mahasiswa lain, Dwayne Irvin, juga menerima email pemberitahuan yang sama. "Saya dan sekitar 500 mahasiswa lainnya di-unenroll karena tunggakan biaya," katanya.
MarLae’ Coffield, calon mahasiswa baru lainnya, mengaku telah lulus lebih awal dengan IPK 4,0 demi masuk Howard.
Update Terbaru
Kisah Masa Kecil Sandara Park, Nyaris Tak Bicara 10 Tahun di Filipina
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
John Park Bongkar Rahasia Bisa Masuk Klub Malam Berghain di Berlin
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Young K DAY6 Ungkap Makna di Balik Album Solo Kedua YOUNGEST
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Vernon dan DK SEVENTEEN Umumkan Jadwal Resmi Wajib Militer
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
BabyMonster Siap Rilis Video Musik MOON pada 3 Agustus Mendatang
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Perjalanan Emosional Ibu dan Anak dalam The Journey to Gyeongju
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Festival musik global Fanomenon siap digelar Korea Selatan di LA pada 2028
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Boy band NouerA kembali lewat EP keempat berjudul .exe dengan konsep cinta
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Kecelakaan Maut Ferrari SF90 Terbelah Dua di Australia, Pengemudi Selamat
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Eks Insinyur VW Didakwa Insider Trading Saham Rivian dan Cari Batas Waktu Hukum
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Barclays, Halifax, dan Lloyds Alami Gangguan Massal Akses Rekening
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Susunan Pemain Laga Indonesia vs Kamboja: Debut Baker Warnai Lini Depan Garuda
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB
Danantara Masuk KSSK, Prabowo Ingin Kebijakan Ekonomi Lebih Luas
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB
Sebut AS Geng Mafia dan Abaikan Hukum, Iran Ajukan Syarat Diplomasi
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB







