Anggaran Perang AS Melawan Iran Membengkak Jadi Rp671,5 Triliun
Biaya operasi militer Amerika Serikat dalam konflik melawan Iran diperkirakan membengkak hingga 37,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp671,5 triliun.
Angka tersebut disampaikan Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth dalam sidang dengar pendapat anggaran di Senat AS, Selasa (21/7/2026).
>>> Moto Pad 70 Groove Resmi Meluncur di India pada 31 Juli, Unggulkan Audio JBL 9 Speaker
Hegseth menegaskan bahwa pendanaan tambahan sangat krusial dan mendesak untuk menjaga kesiapan tempur militer AS. "Tanpa pendanaan tersebut, kita menghadapi kondisi kekurangan yang genting," ujarnya.
Pernyataan ini mencerminkan lonjakan tajam biaya konflik di Timur Tengah hanya dalam kurun waktu satu bulan.
Pada Juni 2026, Direktur Kantor Manajemen dan Anggaran Gedung Putih, Russell Vought, melaporkan bahwa perang melawan Iran menyedot dana sebesar 30 miliar dolar AS.
>>> Cuktech Luncurkan Pengisi Daya Mobil 90W dengan Kabel USB-C Tarik dan Nirkabel 15W
Kenaikan estimasi sebesar 7,5 miliar dolar AS ini terjadi seiring upaya anggota parlemen dari Partai Republik meloloskan usulan anggaran pertahanan jumbo senilai 1,5 triliun dolar AS yang diajukan Presiden Donald Trump.
Dugaan Penundaan Data Korban
Selain pembengkakan anggaran, Hegseth juga mendapat pertanyaan dari para senator terkait dugaan penundaan publikasi data korban militer AS.
Pemerintah AS dituduh menutupi fakta di lapangan mengenai jumlah prajurit yang terluka akibat pertempuran dengan pasukan Iran dalam beberapa pekan terakhir.
>>> Sinopsis The Hitman's Bodyguard: Ryan Reynolds dan Samuel L. Jackson Beraksi
Berdasarkan data resmi Pentagon, hampir 100 tentara AS dilaporkan mengalami luka-luka sejak eskalasi konflik meningkat tajam pada 7 Juli 2026.
Update Terbaru
Kisah Masa Kecil Sandara Park, Nyaris Tak Bicara 10 Tahun di Filipina
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
John Park Bongkar Rahasia Bisa Masuk Klub Malam Berghain di Berlin
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Young K DAY6 Ungkap Makna di Balik Album Solo Kedua YOUNGEST
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Vernon dan DK SEVENTEEN Umumkan Jadwal Resmi Wajib Militer
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
BabyMonster Siap Rilis Video Musik MOON pada 3 Agustus Mendatang
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Perjalanan Emosional Ibu dan Anak dalam The Journey to Gyeongju
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Festival musik global Fanomenon siap digelar Korea Selatan di LA pada 2028
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Boy band NouerA kembali lewat EP keempat berjudul .exe dengan konsep cinta
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Kecelakaan Maut Ferrari SF90 Terbelah Dua di Australia, Pengemudi Selamat
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Eks Insinyur VW Didakwa Insider Trading Saham Rivian dan Cari Batas Waktu Hukum
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Barclays, Halifax, dan Lloyds Alami Gangguan Massal Akses Rekening
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Susunan Pemain Laga Indonesia vs Kamboja: Debut Baker Warnai Lini Depan Garuda
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB
Danantara Masuk KSSK, Prabowo Ingin Kebijakan Ekonomi Lebih Luas
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB
Sebut AS Geng Mafia dan Abaikan Hukum, Iran Ajukan Syarat Diplomasi
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB







