Harga Steam Machine Tak Akan Turun dalam Waktu Dekat, Valve Sebut Krisis Memori Masih Memburuk
Harga Steam Machine yang sudah mahal—mulai $1.049 untuk model 512GB tanpa kontroler—diprediksi tidak akan turun dalam waktu dekat.
Valve dan industri secara umum bersiap menghadapi kondisi terburuk.
>>> Final Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina di New Jersey
Pusat data AI terus menyerap chip memori dan komponen lain yang juga digunakan pada perangkat konsumen. Akibatnya, harga bagi gamer PC dan produsen perangkat keras melonjak drastis.
Fenomena ini disebut sebagai RAMageddon. Di sisi konsol, harga juga melambung.
CEO Xbox Asha Sharma baru-baru ini memperkirakan biaya memori akan berlipat ganda lagi sebelum akhir 2027. Lenovo pun menyebut kita berada dalam normal baru untuk biaya RAM.
Valve tidak lebih optimistis terhadap krisis RAM ini. Dalam wawancara dengan Bloomberg, insinyur Valve Yazan Aldehayyat memberikan pandangan suram tentang masa depan.
"Sejujurnya, ini masih memburuk," kata Aldehayyat tentang harga.
"Apa yang dilihat orang di rak ritel saat ini, menurut pengamatan kami, tertinggal dari apa yang kami lihat dari pasokan massal setidaknya tiga hingga enam bulan."
>>> Ja'Kobe Tharp Pecahkan Rekor Meeting di London Diamond League
Pusat AI yang bahkan belum ada memesan chip memori yang juga belum diproduksi.
Hal ini tidak hanya memengaruhi harga Steam Machine dan konsol, tetapi juga jumlah unit yang bisa diproduksi.
Insinyur Valve lainnya, Pierre-Loup Griffais, mengatakan krisis ini membatasi jumlah mesin yang dapat mereka buat. "Kami pada dasarnya memproduksi sebanyak yang kami bisa.
Kami pasti dibatasi oleh kapasitas memori," ujarnya.
Dalam wawancara yang sama, Valve tampaknya tidak terlalu khawatir tentang berapa banyak Steam Machine yang terjual saat ini.
>>> Conor McGregor Incar Max Holloway untuk Laga Berikutnya
Perangkat tersebut dianggap sebagai cara lain untuk membawa orang ke dalam ekosistem PC gaming sumber terbuka milik Valve.
Update Terbaru
Chrome ARM64 untuk Linux Dirilis Google Tanpa Pengumuman Resmi
Senin / 27-07-2026, 23:49 WIB
Aturan Sumbangan HUT RI di Surabaya Harus Sukarela Tanpa Paksaan
Senin / 27-07-2026, 23:49 WIB
Sean Diddy Combs Menjalani Hukuman Isolasi Usai Terlibat Perkelahian Penjara
Senin / 27-07-2026, 23:43 WIB
Pilihan perangkat elektronik paling diminati pembeli di Amazon
Senin / 27-07-2026, 23:43 WIB
Kasus Eric Adjepong: Pelanggaran Perintah Perlindungan Mantan Istri
Senin / 27-07-2026, 23:42 WIB
Aksi N3on dan Ryan Garcia Gelar Cuci Mobil Amal Bantu Korban ICE
Senin / 27-07-2026, 23:35 WIB
Persija Tumbang di Laga Perdana, Shin Tae-yong Ungkap Kendala Tim
Senin / 27-07-2026, 23:35 WIB
Respons Kekalahan dari Persebaya, Begini Penjelasan Rio Fahmi
Senin / 27-07-2026, 23:35 WIB
Striker Keturunan Semarang Mitchell Baker Cetak Dua Gol Debut
Senin / 27-07-2026, 23:28 WIB
Head to Head Timnas Indonesia vs Kamboja: Rekor Pertemuan Skuad Garuda
Senin / 27-07-2026, 23:28 WIB
Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja, Nadeo Ingatkan Skuad Garuda
Senin / 27-07-2026, 23:28 WIB
Kisah Masa Kecil Sandara Park, Nyaris Tak Bicara 10 Tahun di Filipina
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
John Park Bongkar Rahasia Bisa Masuk Klub Malam Berghain di Berlin
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Young K DAY6 Ungkap Makna di Balik Album Solo Kedua YOUNGEST
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB







