Dua Pegawai Forest Service AS Disandera Bersenjata Selama 15 Jam
Dua pegawai U. S.
Forest Service akhirnya dibebaskan setelah disandera dengan todongan senjata selama 15 jam di sebuah hutan nasional California Utara.
>>> Brittany Cartwright Buka Suara soal Hubungan Jax Taylor dengan Mantan Publisis
Insiden mengerikan ini terjadi di Shasta-Trinity National Forest pada Kamis (18/7) waktu setempat.
Seorang petugas penegak hukum Forest Service melaporkan ke Kantor Sheriff Siskiyou sekitar pukul 11.00 bahwa dua rekannya diikat kabel dan ditahan di dalam trailer dengan todongan senjata.
Identitas kedua pegawai tersebut belum diungkapkan, menurut Sheriff Siskiyou Jeremiah LaRue.
Lebih dari dua lusin petugas penegak hukum dikerahkan, termasuk tim SWAT, penembak jitu, negosiator penyanderaan, dan ahli bom.
Deputi menemukan trailer menggunakan drone sekitar pukul 13.00 di area perkemahan hutan lebat dekat Danau Gumboot.
Rekaman drone menunjukkan salah satu tersangka membawa senapan serbu dan berjalan keluar-masuk trailer.
>>> Christina P. Akhirnya Bicara soal Pisah dengan Tom Segura
Negosiasi dengan tersangka dimulai sekitar pukul 16.20. Tersangka adalah Joseph Charles Henrichsen (49) dan putranya, Phoenix Henrichsen (23).
Dalam panggilan telepon, salah satu tersangka mengatakan memiliki 'amunisi siap pakai' untuk digunakan terhadap siapa pun yang mengganggu situasi penyanderaan.
Polisi mengatakan tersangka memiliki senapan AR-15, pisau, dan granat di dalam trailer.
Kedua pegawai Forest Service akhirnya dibebaskan sekitar pukul 01.50 Jumat (19/7). Tersangka menyerahkan diri kurang dari satu jam kemudian.
Mereka ditahan dan menghadapi dakwaan federal atas penculikan pegawai pemerintah. Jika terbukti bersalah, mereka terancam hukuman penjara seumur hidup dan denda hingga $250.000.
>>> Spanyol Punya Cara Sendiri Redam Lionel Messi, Luis de la Fuente Tolak Man-to-Man Marking
Kedua tersangka diduga menargetkan pekerja taman karena mereka adalah pegawai pemerintah. Investigasi masih berlangsung.
Update Terbaru
Splatoon Raiders Kuasai Puncak Metacritic dan Pimpin Penjualan UK
Selasa / 28-07-2026, 00:22 WIB
Stop Killing Games Kritik Langkah PlayStation Tinggalkan Kaset Fisik
Selasa / 28-07-2026, 00:15 WIB
Mainan Kucing Magikarp Pokémon Dijual Empat Kali Lipat di Pasar Sekunder
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
Evolusi Delibird di Pokémon Diamond dan Pearl Muncul dari DVD Langka
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
S.T.A.L.K.E.R. 2 Cost of Hope Ungkap Jadwal Rilis dan Menuju Chernobyl
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
Jim Carrey Beri Penghormatan Terakhir Usai Chuck Russell Meninggal
Selasa / 28-07-2026, 00:08 WIB
Evolusi Tren Gym Modern: Bukan Cuma Tempat Angkat Beban Biasa
Selasa / 28-07-2026, 00:07 WIB
Makeup Praktis dan Nyaman Jadi Tuntutan Baru Gaya Hidup Perempuan Modern
Selasa / 28-07-2026, 00:07 WIB
Sensasi uji aroma langsung ubah cara konsumen belanja parfum
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Kebijakan Baru Insentif EV Bidik Mobil dan Motor Listrik Lokal
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Garuda Muda Gilas Kamboja 5-1 Lewat Aksi Cemerlang Mitchell Baker
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Spesimen Ijazah Jokowi Berbeda dari Lulusan UGM 1985 Menurut dr. Tifa
Senin / 27-07-2026, 23:56 WIB
Bocoran Harga Global Redmi Note 17 Series Sebelum Peluncuran Resmi
Senin / 27-07-2026, 23:56 WIB
Penampilan Berwibawa Demi Moore dalam MV Animal Milik KATSEYE
Senin / 27-07-2026, 23:56 WIB







