Pembalut Bekas Perlu Dicuci Dulu atau Langsung Dibuang? Ini Kata Studi
Media sosial kembali ramai memperdebatkan kebiasaan mencuci pembalut sekali pakai sebelum dibuang. Sebagian orang menganggapnya lebih sopan dan higienis, sementara yang lain memilih langsung membuangnya setelah dibungkus.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), pembalut sekali pakai tidak perlu dicuci. Yang terpenting adalah membuangnya dengan benar sesuai jenis produk.
>>> Airlangga Hartarto Bertemu Mendag China, Bahas Penguatan Kemitraan Ekonomi
WHO menyebut pengelolaan produk menstruasi harus disesuaikan dengan jenisnya.
Untuk pembalut sekali pakai, cukup dibungkus agar darah tidak terlihat dan tidak mencemari lingkungan, lalu dibuang ke tempat sampah.
Sementara itu, pembalut yang dirancang untuk dipakai berulang (reusable pad) memiliki prosedur berbeda. Produk tersebut perlu dicuci hingga bersih, dikeringkan, lalu dapat digunakan kembali.
Mengapa Banyak Orang Tetap Mencuci Pembalut?
Meski tidak dianjurkan, praktik mencuci pembalut sekali pakai masih umum di Indonesia. Sebuah penelitian di Jawa Barat menemukan hampir seluruh responden terbiasa mencuci pembalut sekali pakai sebelum membuangnya.
Dalam satu kali pencucian, responden rata-rata menggunakan 3 hingga 5 liter air per pembalut.
>>> Alasan Ruben Onsu Pendam Hinaan Mantan Istri Terungkap, Eks Manajer: Dia Pikir Dia Kuat
Para peneliti menyebut kebiasaan ini lebih dipengaruhi norma budaya dan rasa sungkan, bukan alasan medis.
Penelitian yang sama menegaskan belum ada bukti ilmiah bahwa mencuci pembalut sekali pakai memberikan manfaat kesehatan tambahan. Kebiasaan ini justru berpotensi meningkatkan konsumsi air bersih secara signifikan.
Peneliti menilai edukasi mengenai pengelolaan limbah menstruasi perlu diperkuat agar masyarakat memahami perbedaan antara pembalut sekali pakai dan pembalut pakai ulang.
Berdasarkan pedoman WHO, langkah membuang pembalut sekali pakai yang benar adalah: lipat pembalut bekas, bungkus dengan kemasan atau tisu, buang ke tempat sampah, dan jangan membuang ke toilet karena dapat menyumbat saluran.
Untuk pembalut kain atau produk menstruasi reusable, perlu dicuci dengan air dan sabun, lalu dikeringkan hingga benar-benar kering sebelum dipakai lagi.
>>> Konflik AS-Iran Meningkat, Harga Minyak Melonjak 4%
Kesimpulannya, jika menggunakan pembalut sekali pakai, tidak ada kewajiban mencucinya terlebih dahulu. Yang lebih penting adalah membungkusnya dengan baik dan membuangnya di tempat sampah yang sesuai.
Update Terbaru
Bosan dengan Plafon Putih? Ini 7 Rekomendasi Warna dari Desainer
Selasa / 28-07-2026, 00:28 WIB
Splatoon Raiders Kuasai Puncak Metacritic dan Pimpin Penjualan UK
Selasa / 28-07-2026, 00:22 WIB
Stop Killing Games Kritik Langkah PlayStation Tinggalkan Kaset Fisik
Selasa / 28-07-2026, 00:15 WIB
Mainan Kucing Magikarp Pokémon Dijual Empat Kali Lipat di Pasar Sekunder
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
Evolusi Delibird di Pokémon Diamond dan Pearl Muncul dari DVD Langka
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
S.T.A.L.K.E.R. 2 Cost of Hope Ungkap Jadwal Rilis dan Menuju Chernobyl
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
Jim Carrey Beri Penghormatan Terakhir Usai Chuck Russell Meninggal
Selasa / 28-07-2026, 00:08 WIB
Evolusi Tren Gym Modern: Bukan Cuma Tempat Angkat Beban Biasa
Selasa / 28-07-2026, 00:07 WIB
Makeup Praktis dan Nyaman Jadi Tuntutan Baru Gaya Hidup Perempuan Modern
Selasa / 28-07-2026, 00:07 WIB
Sensasi uji aroma langsung ubah cara konsumen belanja parfum
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Kebijakan Baru Insentif EV Bidik Mobil dan Motor Listrik Lokal
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Garuda Muda Gilas Kamboja 5-1 Lewat Aksi Cemerlang Mitchell Baker
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Spesimen Ijazah Jokowi Berbeda dari Lulusan UGM 1985 Menurut dr. Tifa
Senin / 27-07-2026, 23:56 WIB
Bocoran Harga Global Redmi Note 17 Series Sebelum Peluncuran Resmi
Senin / 27-07-2026, 23:56 WIB







