Flathub Ternyata Tidak Berlebihan! 73% Aplikasi AI yang Ditolak Kini Sudah Mati
Keputusan Flathub untuk menolak aplikasi yang terlalu bergantung pada AI atau yang disebut "AI slop" sempat menuai kontroversi.
Banyak yang menganggap langkah itu terlalu keras dan menghambat inovasi, namun data terbaru justru membuktikan sebaliknya.
>>> Karl-Anthony Towns Mediasi Tom Brady dan Logan Paul di Fanatics Fest
Developer Linux Evangelos Paterakis, pembuat aplikasi Tuba dan Turntable, menelusuri nasib aplikasi-aplikasi yang sebelumnya ditolak Flathub.
Hasilnya, dari 120 repositori aplikasi yang ditolak, hanya 32 yang masih aktif dan 88 sudah ditinggalkan.
Artinya, mayoritas aplikasi yang sempat diperdebatkan hanya bertahan beberapa bulan sebelum akhirnya ditinggalkan.
Paterakis mengakui penelitiannya tidak bersifat ilmiah ketat, namun angka tersebut memberikan gambaran bahwa proyek AI yang muncul tidak memiliki komitmen jangka panjang.
Sebelumnya, ada anggapan bahwa Flathub menghalangi masa depan Linux dengan melarang aplikasi hasil AI.
Namun kenyataannya, sebagian besar aplikasi tersebut bahkan tidak sempat berkembang menjadi proyek yang benar-benar dipelihara.
Masalah Utamanya Bukan AI, Tapi Maintainer
Flathub sejak awal tidak mengatakan bahwa aplikasi AI pasti buruk.
Masalah utamanya ada pada proses review, karena banyak developer hanya meminta AI menghasilkan ribuan baris kode tanpa benar-benar memahami isinya.
Akibatnya, para reviewer Flathub harus memeriksa kode yang bahkan pembuatnya sendiri belum tentu mengerti.
Ketika reviewer meminta perbaikan, sebagian developer hanya kembali bertanya ke AI dan mengirimkan hasil baru tanpa memperbaiki akar masalahnya.
>>> Bethesda Umumkan Fallout 5 di Tengah Restrukturisasi Xbox
Proses review menjadi jauh lebih berat bagi para sukarelawan yang menjaga kualitas Flathub. Hal ini menunjukkan bahwa masalah utamanya bukanlah AI, melainkan kurangnya komitmen dari para maintainer.
Update Terbaru
Bosan dengan Plafon Putih? Ini 7 Rekomendasi Warna dari Desainer
Selasa / 28-07-2026, 00:28 WIB
Splatoon Raiders Kuasai Puncak Metacritic dan Pimpin Penjualan UK
Selasa / 28-07-2026, 00:22 WIB
Stop Killing Games Kritik Langkah PlayStation Tinggalkan Kaset Fisik
Selasa / 28-07-2026, 00:15 WIB
Mainan Kucing Magikarp Pokémon Dijual Empat Kali Lipat di Pasar Sekunder
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
Evolusi Delibird di Pokémon Diamond dan Pearl Muncul dari DVD Langka
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
S.T.A.L.K.E.R. 2 Cost of Hope Ungkap Jadwal Rilis dan Menuju Chernobyl
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
Jim Carrey Beri Penghormatan Terakhir Usai Chuck Russell Meninggal
Selasa / 28-07-2026, 00:08 WIB
Evolusi Tren Gym Modern: Bukan Cuma Tempat Angkat Beban Biasa
Selasa / 28-07-2026, 00:07 WIB
Makeup Praktis dan Nyaman Jadi Tuntutan Baru Gaya Hidup Perempuan Modern
Selasa / 28-07-2026, 00:07 WIB
Sensasi uji aroma langsung ubah cara konsumen belanja parfum
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Kebijakan Baru Insentif EV Bidik Mobil dan Motor Listrik Lokal
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Garuda Muda Gilas Kamboja 5-1 Lewat Aksi Cemerlang Mitchell Baker
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Spesimen Ijazah Jokowi Berbeda dari Lulusan UGM 1985 Menurut dr. Tifa
Senin / 27-07-2026, 23:56 WIB
Bocoran Harga Global Redmi Note 17 Series Sebelum Peluncuran Resmi
Senin / 27-07-2026, 23:56 WIB







