IMIP Serap Hampir 100 Ribu Tenaga Kerja, Dorong Ekonomi Sulteng
Kawasan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Bahodopi, Morowali, Sulawesi Tengah, terus menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam penyerapan tenaga kerja.
Hingga Juli 2026, jumlah tenaga kerja aktif di kawasan tersebut mencapai 97.427 orang.
>>> Amien Rais: Gibran Tak Laku, Dinasti Jokowi Berakhir 2029
Data dari Departemen HR PT IMIP mencatat, dari total tersebut 89.335 orang adalah laki-laki dan 8.092 orang perempuan.
Jumlah itu belum termasuk sekitar 20.000 tenaga kerja alih daya yang bekerja di perusahaan kontraktor dan jasa pendukung operasional kawasan.
Angka ini meningkat tajam dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Pada 2020, jumlah tenaga kerja di IMIP masih sekitar 35.592 orang.
Kemudian naik menjadi 74.350 orang pada 2023, 83.000 orang pada 2024, dan 89.849 orang pada akhir Januari 2026.
Kontribusi terhadap Ketenagakerjaan Formal
Direktur Komunikasi PT IMIP, Dr Emilia Bassar, menyatakan pertumbuhan industri di Morowali memberikan dampak signifikan terhadap ketenagakerjaan di Sulawesi Tengah.
"Dari Juni 2025 ke Juli 2026, serapan tenaga kerja naik 13,53 persen," ujarnya dalam pernyataan resmi, Sabtu (18/7/2026).
>>> Coca-Cola Hentikan Produksi Fairlife di AS Akibat Serangan Ransomware
Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan angkatan kerja formal di Sulteng meningkat konsisten dalam tiga tahun terakhir.
Pada Agustus 2023 tercatat 477,2 ribu orang, naik menjadi 500,1 ribu pada 2024, dan 525,8 ribu orang pada Agustus 2025.
Emilia menambahkan, kontribusi tenaga kerja IMIP terhadap total penduduk bekerja dengan status buruh atau karyawan di Sulteng berkisar 1,23 persen pada 2023, meningkat jadi 1,74 persen pada 2024, dan 1,3 persen pada 2025.
Dokumen BPS Indikator Ketenagakerjaan Provinsi Sulawesi Tengah 2025 menyebutkan angka ini menempatkan IMIP sebagai salah satu kontributor utama pertumbuhan lapangan kerja formal di Sulteng.
Keberadaan industri pengolahan menjadi faktor penting dalam pergeseran pola ketenagakerjaan di Sulteng, yang sebelumnya lebih banyak ditopang sektor pertanian dan perikanan.
>>> Google Rilis Android 17 QPR1 Beta 7 untuk Pixel, Perbaiki Quick Settings
Kawasan IMIP tidak hanya menjadi pusat pertumbuhan industri pengolahan nasional, tetapi juga berkembang sebagai ekosistem pencipta lapangan kerja yang mendorong peningkatan ekonomi masyarakat lokal.
Update Terbaru
Chrome ARM64 untuk Linux Dirilis Google Tanpa Pengumuman Resmi
Senin / 27-07-2026, 23:49 WIB
Aturan Sumbangan HUT RI di Surabaya Harus Sukarela Tanpa Paksaan
Senin / 27-07-2026, 23:49 WIB
Sean Diddy Combs Menjalani Hukuman Isolasi Usai Terlibat Perkelahian Penjara
Senin / 27-07-2026, 23:43 WIB
Pilihan perangkat elektronik paling diminati pembeli di Amazon
Senin / 27-07-2026, 23:43 WIB
Kasus Eric Adjepong: Pelanggaran Perintah Perlindungan Mantan Istri
Senin / 27-07-2026, 23:42 WIB
Aksi N3on dan Ryan Garcia Gelar Cuci Mobil Amal Bantu Korban ICE
Senin / 27-07-2026, 23:35 WIB
Persija Tumbang di Laga Perdana, Shin Tae-yong Ungkap Kendala Tim
Senin / 27-07-2026, 23:35 WIB
Respons Kekalahan dari Persebaya, Begini Penjelasan Rio Fahmi
Senin / 27-07-2026, 23:35 WIB
Striker Keturunan Semarang Mitchell Baker Cetak Dua Gol Debut
Senin / 27-07-2026, 23:28 WIB
Head to Head Timnas Indonesia vs Kamboja: Rekor Pertemuan Skuad Garuda
Senin / 27-07-2026, 23:28 WIB
Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja, Nadeo Ingatkan Skuad Garuda
Senin / 27-07-2026, 23:28 WIB
Kisah Masa Kecil Sandara Park, Nyaris Tak Bicara 10 Tahun di Filipina
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
John Park Bongkar Rahasia Bisa Masuk Klub Malam Berghain di Berlin
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Young K DAY6 Ungkap Makna di Balik Album Solo Kedua YOUNGEST
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB







