Realme Hentikan Pengembangan Produk Baru di China, Fokus ke Pasar Global
Oppo mengumumkan restrukturisasi besar untuk merek saudaranya, Realme dan OnePlus.
Langkah ini bertujuan merampingkan operasi dan mengurangi tumpang tindih agar setiap merek bisa fokus pada keunggulannya di pasar global.
>>> Samsung Luncurkan SSD 990 dengan Kecepatan 7.250 MB/s, Harga Lebih Terjangkau
Menurut pernyataan resmi Oppo, Realme kini akan mengalihkan fokus hampir sepenuhnya ke pasar luar negeri.
Peluncuran produk baru dan pembaruan akan menyasar pengguna internasional, sementara pengembangan produk di China dihentikan sementara.
Di sisi lain, OnePlus akan lebih berkonsentrasi di pasar dalam negeri China dan terus mendukung pembaruan di India.
Namun, OnePlus menunda peluncuran produk baru di Eropa dan Amerika Utara.
Pembagian tugas yang jelas ini diharapkan membantu kedua merek bermain sesuai kekuatan masing-masing dan mengurangi persaingan internal di keluarga BBK Electronics.
Penyatuan Platform Perangkat Lunak
Salah satu bagian paling menarik dari strategi ini adalah sisi perangkat lunak.
Ke depannya, perangkat Realme dan OnePlus yang memenuhi syarat di seluruh dunia akan memiliki opsi untuk memperbarui ke ColorOS milik Oppo.
Oppo tampaknya secara bertahap menyatukan tiga antarmuka Android utamanya—ColorOS, OxygenOS, dan realme UI—di bawah satu platform yang berpusat pada ColorOS.
>>> XLSmart Perluas Jaringan 5G Blanket Coverage di 8 Wilayah Jawa Timur
Di masa depan, banyak perangkat dari ketiga merek tersebut bisa langsung menggunakan ColorOS sejak awal.
Keputusan ini masuk akal secara praktis bagi perusahaan. Mempertahankan tiga platform perangkat lunak terpisah berarti pekerjaan duplikat dan biaya lebih tinggi.
Dengan konsolidasi di bawah ColorOS, Oppo dapat mengembangkan fitur lebih cepat, merilis tambalan keamanan lebih cepat, dan menghemat sumber daya dalam jangka panjang.
Pasar ponsel pintar menjadi sangat kompetitif, sehingga langkah seperti ini semakin umum.
Realme sebelumnya sudah diintegrasikan lebih erat dengan Oppo, termasuk berbagi jaringan purna jual di pasar seperti India.
Reaksi pengguna kemungkinan akan beragam.
Sebagian akan menyukai janji pembaruan yang lebih cepat dan konsistensi yang lebih baik, sementara yang lain mungkin akan merasakan keunikan OxygenOS.
>>> 13 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Berkompetisi di Super League Musim Ini
Namun, harapannya adalah ColorOS yang lebih kuat dan terpadu pada akhirnya akan memberikan pengalaman yang lebih baik bagi semua orang.
Update Terbaru
Spesimen Ijazah Jokowi Berbeda dari Lulusan UGM 1985 Menurut dr. Tifa
Senin / 27-07-2026, 23:56 WIB
Bocoran Harga Global Redmi Note 17 Series Sebelum Peluncuran Resmi
Senin / 27-07-2026, 23:56 WIB
Penampilan Berwibawa Demi Moore dalam MV Animal Milik KATSEYE
Senin / 27-07-2026, 23:56 WIB
Mengenal Airbus Beluga XL, Pesawat Kargo Unik Penopang Masa Depan Industri
Senin / 27-07-2026, 23:56 WIB
Chrome ARM64 untuk Linux Dirilis Google Tanpa Pengumuman Resmi
Senin / 27-07-2026, 23:49 WIB
Aturan Sumbangan HUT RI di Surabaya Harus Sukarela Tanpa Paksaan
Senin / 27-07-2026, 23:49 WIB
Sean Diddy Combs Menjalani Hukuman Isolasi Usai Terlibat Perkelahian Penjara
Senin / 27-07-2026, 23:43 WIB
Pilihan perangkat elektronik paling diminati pembeli di Amazon
Senin / 27-07-2026, 23:43 WIB
Kasus Eric Adjepong: Pelanggaran Perintah Perlindungan Mantan Istri
Senin / 27-07-2026, 23:42 WIB
Aksi N3on dan Ryan Garcia Gelar Cuci Mobil Amal Bantu Korban ICE
Senin / 27-07-2026, 23:35 WIB
Persija Tumbang di Laga Perdana, Shin Tae-yong Ungkap Kendala Tim
Senin / 27-07-2026, 23:35 WIB
Respons Kekalahan dari Persebaya, Begini Penjelasan Rio Fahmi
Senin / 27-07-2026, 23:35 WIB
Striker Keturunan Semarang Mitchell Baker Cetak Dua Gol Debut
Senin / 27-07-2026, 23:28 WIB
Head to Head Timnas Indonesia vs Kamboja: Rekor Pertemuan Skuad Garuda
Senin / 27-07-2026, 23:28 WIB







