Film Lastri: Arwah Kembang Desa (2026), Apakah Bakal Lanjut Season 2?
Ukuran Teks
Sinopsis Lastri: Arwah Kembang Desa: Teror Mematikan dari Masa Lalu, Film Horor Terbaru Hana Saraswati dan Gary Iskak Tayang Hari Ini!
Penonton pecinta film horor tanah air kembali disiapkan untuk dibuat deg-degan dan tidak bisa tidur nyenyak. Hari ini, Kamis, 16 Juli 2026, film berjudul Lastri: Arwah Kembang Desa resmi menghantui layar lebar bioskop di seluruh Indonesia.
Mengusung tema klasik namun selalu relevan yakni balas dendam dan rahasia kelam masa lalu, film ini menjanjikan teror psikologis yang mencekam. Lantas, seperti apa sih kisah kelam di balik teror arwah kembang desa ini? Simak sinopsis lengkap dan daftar pemainnya berikut ini.
Kolaborasi Sutradara dan Tim Kreatif Berpengalaman
Lastri: Arwah Kembang Desa bukanlah film horor biasa. Proyek ambisius ini digarap oleh sutradara handal Hendry Tivo yang dikenal piawai membangun atmosfer mencekam di setiap karya visualnya. Naskah film ini ditulis oleh Puji Lestari, yang berhasil meramu kisah horor dengan pesan moral yang kuat tentang karma dan akibat dari fitnah.
Film ini diproduksi oleh rumah produksi Abelle Pictures, yang sebelumnya telah terbukti sukses menghadirkan cerita-cerita horor lokal dengan kedalaman emosi yang kuat.
Sinopsis Lastri: Arwah Kembang Desa: Dendam yang Tak Pernah Padam
Cerita berpusat pada sosok Atmi (diperankan dengan apik oleh Audy Bella), seorang wanita tua yang tampak biasa-biasa saja. Namun, di balik ketenangannya, Atmi mulai diteror oleh sosok gaib yang sangat ia takuti: arwah Lastri (Hana Saraswati).
Lastri adalah mantan kembang desa yang meninggal secara tragis tiga dekade silam. Di mata masyarakat, arwah Lastri dikenal sebagai entitas yang kompleks. Ia adalah roh yang konon tidak segan menolong orang-orang baik yang melintas di wilayahnya, namun akan menebar teror dan ketakutan yang luar biasa bagi mereka yang menyimpan niat jahat atau dosa tersembunyi.
Bagi Atmi, kedatangan arwah Lastri bukan sekadar teror malam biasa. Ini adalah wujud dari tuntutan balas atas masa lalu kelam yang pernah ia ciptakan dan menghancurkan hidup sang kembang desa.
Editor: Hasyim Wijaya
Update Terbaru
Kisah Masa Kecil Sandara Park, Nyaris Tak Bicara 10 Tahun di Filipina
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
John Park Bongkar Rahasia Bisa Masuk Klub Malam Berghain di Berlin
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Young K DAY6 Ungkap Makna di Balik Album Solo Kedua YOUNGEST
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Vernon dan DK SEVENTEEN Umumkan Jadwal Resmi Wajib Militer
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
BabyMonster Siap Rilis Video Musik MOON pada 3 Agustus Mendatang
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Perjalanan Emosional Ibu dan Anak dalam The Journey to Gyeongju
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Festival musik global Fanomenon siap digelar Korea Selatan di LA pada 2028
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Boy band NouerA kembali lewat EP keempat berjudul .exe dengan konsep cinta
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Kecelakaan Maut Ferrari SF90 Terbelah Dua di Australia, Pengemudi Selamat
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Eks Insinyur VW Didakwa Insider Trading Saham Rivian dan Cari Batas Waktu Hukum
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Barclays, Halifax, dan Lloyds Alami Gangguan Massal Akses Rekening
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Susunan Pemain Laga Indonesia vs Kamboja: Debut Baker Warnai Lini Depan Garuda
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB
Danantara Masuk KSSK, Prabowo Ingin Kebijakan Ekonomi Lebih Luas
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB
Sebut AS Geng Mafia dan Abaikan Hukum, Iran Ajukan Syarat Diplomasi
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB







