Tak Banyak yang Tahu, 5 Kuliner Indonesia Ini Lahir dari Kemiskinan
Kini, tengkleng menjadi salah satu ikon kuliner Solo yang digemari berbagai kalangan.
3. Kerak telor
Kerak telor telah lama dikenal sebagai salah satu ikon kuliner Betawi. Makanan ini juga lahir dari kreativitas masyarakat dalam menghadapi keterbatasan ekonomi pada masa kolonial.
Saat itu, telur merupakan bahan pangan yang relatif mahal sehingga tidak mudah dijangkau semua orang.
>>> Royce Keys Targetkan Gelar Perdana WWE Sebelum Akhir Tahun
Untuk membuat hidangan tetap mengenyangkan sekaligus lebih terjangkau, masyarakat mencampurkan telur dengan beras ketan.
Adonan tersebut kemudian diperkaya dengan kelapa parut sangrai, ebi, garam, dan merica yang mudah diperoleh.
Dari racikan sederhana itu lahirlah kerak telor yang kini menjadi sajian wajib di berbagai festival budaya Betawi.
4. Ampo
Ampo mungkin menjadi salah satu makanan paling unik di Indonesia. Camilan khas Tuban, Jawa Timur, ini bahkan dibuat dari tanah liat yang telah diolah secara khusus.
Tradisi mengonsumsi ampo dipercaya bermula ketika masyarakat mengalami kelaparan akibat sulitnya memperoleh bahan pangan pada masa kolonial Belanda.
Sistem tanam paksa membuat sebagian warga kesulitan mendapatkan beras maupun bahan makanan lain.
Dalam kondisi tersebut, tanah liat tertentu diolah menjadi ampo sebagai cara bertahan hidup.
Seiring berjalannya waktu, makanan ini tidak lagi sekadar menjadi pengganjal perut, tetapi berkembang menjadi bagian dari tradisi kuliner khas Tuban.
Hingga kini, ampo masih diproduksi oleh segelintir perajin dan menjadi daya tarik bagi wisatawan.
5. Tiwul
Bagi sebagian orang, tiwul mungkin identik dengan makanan tradisional khas Jawa. Namun, hidangan ini sesungguhnya lahir dari masa ketika beras menjadi barang langka.
Pada masa penjajahan, banyak masyarakat tidak mampu memperoleh beras sebagai makanan pokok. Sebagai gantinya, mereka memanfaatkan singkong yang dikeringkan menjadi gaplek, lalu diolah menjadi tiwul.
Selama bertahun-tahun, tiwul kerap dianggap sebagai simbol kemiskinan karena menjadi makanan pengganti nasi. Kini, pandangan tersebut perlahan berubah.
>>> Cuaca Lynchburg: Akhir Pekan Hujan, Pekan Depan Cerah
Tiwul justru banyak dicari sebagai kuliner tradisional dengan cita rasa khas, sekaligus pengingat akan ketangguhan masyarakat Indonesia dalam menghadapi masa-masa sulit.
Update Terbaru
Chrome ARM64 untuk Linux Dirilis Google Tanpa Pengumuman Resmi
Senin / 27-07-2026, 23:49 WIB
Aturan Sumbangan HUT RI di Surabaya Harus Sukarela Tanpa Paksaan
Senin / 27-07-2026, 23:49 WIB
Sean Diddy Combs Menjalani Hukuman Isolasi Usai Terlibat Perkelahian Penjara
Senin / 27-07-2026, 23:43 WIB
Pilihan perangkat elektronik paling diminati pembeli di Amazon
Senin / 27-07-2026, 23:43 WIB
Kasus Eric Adjepong: Pelanggaran Perintah Perlindungan Mantan Istri
Senin / 27-07-2026, 23:42 WIB
Aksi N3on dan Ryan Garcia Gelar Cuci Mobil Amal Bantu Korban ICE
Senin / 27-07-2026, 23:35 WIB
Persija Tumbang di Laga Perdana, Shin Tae-yong Ungkap Kendala Tim
Senin / 27-07-2026, 23:35 WIB
Respons Kekalahan dari Persebaya, Begini Penjelasan Rio Fahmi
Senin / 27-07-2026, 23:35 WIB
Striker Keturunan Semarang Mitchell Baker Cetak Dua Gol Debut
Senin / 27-07-2026, 23:28 WIB
Head to Head Timnas Indonesia vs Kamboja: Rekor Pertemuan Skuad Garuda
Senin / 27-07-2026, 23:28 WIB
Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja, Nadeo Ingatkan Skuad Garuda
Senin / 27-07-2026, 23:28 WIB
Kisah Masa Kecil Sandara Park, Nyaris Tak Bicara 10 Tahun di Filipina
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
John Park Bongkar Rahasia Bisa Masuk Klub Malam Berghain di Berlin
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Young K DAY6 Ungkap Makna di Balik Album Solo Kedua YOUNGEST
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB







