Pembatasan Pemilih Baru Ubah Regulasi Pemilu AS
Serangkaian putusan pengadilan, gugatan, dan usulan undang-undang baru tengah mengubah tata kelola pemilu di Amerika Serikat menjelang pemilu paruh waktu mendatang, demikian laporan pada 8 Juli 2026.
Jurnalis dan pakar hak pilih Ari Berman memperingatkan bahwa langkah-langkah terkini, termasuk keputusan Mahkamah Agung pada musim semi, telah secara signifikan mempersempit perlindungan pemilih historis.
>>> 11 Anggota Kongres AS Desak WNBA Lindungi Caitlin Clark dari Kekerasan di Lapangan
"Undang-Undang Hak Pilih 1965, undang-undang hak sipil terpenting tahun 1960-an, sudah tidak memiliki gigi lagi.
Dan itu baru permulaan dari apa yang mereka lakukan dalam melemahkan demokrasi," kata Berman, pakar hak pilih untuk Mother Jones.
Berman mencatat bahwa meskipun pengadilan mempertahankan pemilu melalui pos dengan satu suara, pengadilan kemudian membatalkan batasan lama tentang pengeluaran partai politik untuk kandidat.
Sementara itu, Presiden Donald Trump mendorong Kongres untuk mengesahkan SAVE America Act, yang memberlakukan mandat identifikasi ketat untuk pendaftaran pemilih.
"Setengah dari seluruh warga Amerika tidak memiliki paspor. Jadi di sana, Anda sudah berbicara tentang setengah negara yang tidak bisa mematuhinya," kata Berman.
Undang-undang yang diusulkan itu mewajibkan warga negara untuk menunjukkan paspor atau akta kelahiran untuk mendaftar memilih, yang dapat berdampak pada penduduk di berbagai komunitas lokal, termasuk South Jersey.
"Tanyakan pada orang biasa, 'Apakah Anda tahu di mana akta kelahiran Anda?' Dan banyak orang akan kesulitan menemukannya," ujar Berman.
Berman menyatakan kekhawatirannya atas fokus politik pada aturan administrasi pemilu, menggambarkan maksud pemerintahan di balik perubahan prosedural ini sebagai "terobsesi dengan mekanisme pemungutan suara".
Ia mengatakan bahwa perubahan infrastruktur pemilu sering terjadi selama periode kerentanan politik bagi partai yang berkuasa.
Update Terbaru
Bosan dengan Plafon Putih? Ini 7 Rekomendasi Warna dari Desainer
Selasa / 28-07-2026, 00:28 WIB
Splatoon Raiders Kuasai Puncak Metacritic dan Pimpin Penjualan UK
Selasa / 28-07-2026, 00:22 WIB
Stop Killing Games Kritik Langkah PlayStation Tinggalkan Kaset Fisik
Selasa / 28-07-2026, 00:15 WIB
Mainan Kucing Magikarp Pokémon Dijual Empat Kali Lipat di Pasar Sekunder
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
Evolusi Delibird di Pokémon Diamond dan Pearl Muncul dari DVD Langka
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
S.T.A.L.K.E.R. 2 Cost of Hope Ungkap Jadwal Rilis dan Menuju Chernobyl
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
Jim Carrey Beri Penghormatan Terakhir Usai Chuck Russell Meninggal
Selasa / 28-07-2026, 00:08 WIB
Evolusi Tren Gym Modern: Bukan Cuma Tempat Angkat Beban Biasa
Selasa / 28-07-2026, 00:07 WIB
Makeup Praktis dan Nyaman Jadi Tuntutan Baru Gaya Hidup Perempuan Modern
Selasa / 28-07-2026, 00:07 WIB
Sensasi uji aroma langsung ubah cara konsumen belanja parfum
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Kebijakan Baru Insentif EV Bidik Mobil dan Motor Listrik Lokal
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Garuda Muda Gilas Kamboja 5-1 Lewat Aksi Cemerlang Mitchell Baker
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Spesimen Ijazah Jokowi Berbeda dari Lulusan UGM 1985 Menurut dr. Tifa
Senin / 27-07-2026, 23:56 WIB
Bocoran Harga Global Redmi Note 17 Series Sebelum Peluncuran Resmi
Senin / 27-07-2026, 23:56 WIB







