Anggota Kongres AS Usulkan Investigasi Larangan Alkohol Kanada
Anggota Kongres Partai Republik Claudia Tenney mengajukan undang-undang pada Senin, 6 Juli 2026, yang mendesak Perwakilan Dagang AS untuk menyelidiki dewan minuman keras provinsi Kanada yang melarang atau membatasi impor alkohol Amerika.
Undang-undang tersebut diberi nama Combating Attacks on our National Alcoholic Drinks by Allies (CANADA) Act.
>>> Charles De Ketelaere Cetak Dua Gol, Belgia Ungguli AS 2-1 di Babak Pertama
Aturan ini menyasar pembatasan yang diterapkan oleh delapan pemerintah provinsi Kanada setelah tarif yang diberlakukan Presiden AS Donald Trump tahun lalu.
"Provinsi Kanada tidak boleh dibiarkan menyandera kilang anggur, bir, dan minuman keras Amerika serta mencoba memeras mereka," kata Tenney dalam pernyataan di situsnya.
Anggota Kongres dari New York itu menyatakan bahwa pembatasan tersebut membatasi akses pasar bagi produsen AS. Volume ekspor mereka menurun tajam setelah pembalasan provinsi.
"Kilang anggur, bir, minuman keras, dan produsen minuman lainnya di Amerika berhak mendapatkan akses pasar yang adil ke Kanada, bukan perlakuan diskriminatif dari salah satu mitra dagang terdekat kita," ujar Tenney.
RUU yang diusulkan mengarahkan Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer untuk menyelidiki pembatasan dewan minuman keras provinsi berdasarkan Pasal 301 Undang-Undang Perdagangan 1974 dalam waktu 30 hari setelah pengesahan.
Kelompok industri seperti WineAmerica, Wine Institute, dan American Craft Spirits Association mendukung langkah ini. Ekspor anggur ke Kanada turun signifikan dari level 2024.
"Kehilangan pasar Kanada merugikan kilang anggur dari Willamette Valley di Oregon hingga Finger Lakes di New York.
CANADA Act adalah langkah baik untuk membuka kembali pasar itu bagi anggur Amerika," kata Direktur Eksekutif WineAmerica Michael Kaiser.
Update Terbaru
Bosan dengan Plafon Putih? Ini 7 Rekomendasi Warna dari Desainer
Selasa / 28-07-2026, 00:28 WIB
Splatoon Raiders Kuasai Puncak Metacritic dan Pimpin Penjualan UK
Selasa / 28-07-2026, 00:22 WIB
Stop Killing Games Kritik Langkah PlayStation Tinggalkan Kaset Fisik
Selasa / 28-07-2026, 00:15 WIB
Mainan Kucing Magikarp Pokémon Dijual Empat Kali Lipat di Pasar Sekunder
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
Evolusi Delibird di Pokémon Diamond dan Pearl Muncul dari DVD Langka
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
S.T.A.L.K.E.R. 2 Cost of Hope Ungkap Jadwal Rilis dan Menuju Chernobyl
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
Jim Carrey Beri Penghormatan Terakhir Usai Chuck Russell Meninggal
Selasa / 28-07-2026, 00:08 WIB
Evolusi Tren Gym Modern: Bukan Cuma Tempat Angkat Beban Biasa
Selasa / 28-07-2026, 00:07 WIB
Makeup Praktis dan Nyaman Jadi Tuntutan Baru Gaya Hidup Perempuan Modern
Selasa / 28-07-2026, 00:07 WIB
Sensasi uji aroma langsung ubah cara konsumen belanja parfum
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Kebijakan Baru Insentif EV Bidik Mobil dan Motor Listrik Lokal
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Garuda Muda Gilas Kamboja 5-1 Lewat Aksi Cemerlang Mitchell Baker
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Spesimen Ijazah Jokowi Berbeda dari Lulusan UGM 1985 Menurut dr. Tifa
Senin / 27-07-2026, 23:56 WIB
Bocoran Harga Global Redmi Note 17 Series Sebelum Peluncuran Resmi
Senin / 27-07-2026, 23:56 WIB







