Rekor Kembang Api 4 Juli Picu Peringatan Kualitas Udara Parah di Washington
Kebisingan intens juga menimbulkan risiko bagi osprey yang sedang berkembang biak.
Dan Jaffe, profesor kimia lingkungan di Universitas Washington, menekankan bahwa volume bahan peledak yang belum pernah terjadi sebelumnya akan melipatgandakan konsentrasi partikel mikroskopis berbahaya di udara.
"Lebih banyak kembang api berarti lebih banyak PM 2.5 di udara," katanya.
Pendanaan untuk pertunjukan senilai $1,6 juta ini diambil dari pendapatan biaya masuk taman nasional. Hal ini menuai kritik dari kelompok pengawas mengenai pengeluaran kemitraan publik-swasta.
Sementara itu, regulator federal menjelaskan bahwa pemantauan dampak atmosfer lokal dari perayaan tersebut tidak berada di bawah pengawasan langsung mereka.
Juru bicara EPA Mike Bastasch mengatakan badan tersebut tidak menerbitkan izin untuk kembang api acara ini.
Skala polusi telah menarik perhatian para peneliti medis yang melihat peristiwa bersejarah ini sebagai peluang pengumpulan data yang langka.
David Luglio, rekan pascadoktoral di Universitas Tulane, sebelumnya berpartisipasi dalam studi New York yang mendokumentasikan lonjakan polusi udara melebihi 3.000 mikrogram per meter kubik selama pertunjukan yang lebih kecil.
Penelitian akademis menunjukkan bahwa perayaan Hari Kemerdekaan biasanya menyebabkan peningkatan sementara polusi partikel sebesar 42 persen di seluruh negeri.
Terry Gordon, profesor riset semi-pensiun di NYU Grossman School of Medicine, mengatakan perbedaan kesehatan jangka panjang antara partikel piroteknik dan emisi kendaraan standar masih belum terpecahkan secara ilmiah.
Kota-kota besar lain seperti New York, Nashville, Boston, dan San Francisco juga memperluas pertunjukan kembang api lokal mereka.
>>> Mantan Atlet Olimpiade Didakwa Rusak Kolam Refleksi Lincoln Memorial
Tim darurat seperti DC Water menyiapkan staf lapangan untuk mengelola risiko kebakaran kota.
Update Terbaru
CEO Epic Sebut AI Bisa Selamatkan Destiny 2 dan Bantu Game Sejenis Berkembang
Jumat / 03-07-2026, 07:42 WIB
Manga Mavericks Lisensi Motionless, The Sword of Paros, dan Hero Company
Jumat / 03-07-2026, 07:42 WIB
Vatikan Nyatakan Ekskomunikasi Enam Uskup SSPX
Jumat / 03-07-2026, 07:41 WIB
Kanada dan British Columbia Tandatangani Paket Kerja Sama Multimiliar Dolar
Jumat / 03-07-2026, 07:41 WIB
Vote Kreator Favoritmu untuk Masuk Kredit Film Minecraft
Jumat / 03-07-2026, 07:36 WIB
Piala Dunia 2026: AS Lolos Meski Kena Kartu Merah, Kane Selamatkan Inggris
Jumat / 03-07-2026, 07:36 WIB
AS Akhirnya Menang Lagi di Fase Gugur Piala Dunia Pria Setelah 24 Tahun
Jumat / 03-07-2026, 07:35 WIB
Dies Natalis ke-13 Unusa, Risma: Kampus Harus Jadi Penggerak Solusi Pembangunan Berkelanjutan
Jumat / 03-07-2026, 07:35 WIB
Launching Creative Hub Eks Hi-Tech Mall, Pemkot Surabaya Siapkan Pesta Rakyat Gratis
Jumat / 03-07-2026, 07:35 WIB
Chris Brown Aksi Panggung Vulgar, Grind ke Penggemar di Atas Matras
Jumat / 03-07-2026, 07:35 WIB
Ronaldo Ukir Rekor Pemain Tertua di Babak Gugur Piala Dunia 2026
Jumat / 03-07-2026, 07:35 WIB
Warga California Lawan HOA yang Larang Bendera AS di Depan Rumah
Jumat / 03-07-2026, 07:31 WIB
Dokter Tifa Tolak Damai dengan Jokowi di Sidang Perdana Ijazah
Jumat / 03-07-2026, 07:31 WIB
IHSG Diramal Koreksi pada Perdagangan Akhir Pekan Ini
Jumat / 03-07-2026, 07:31 WIB






