Pengamat Ungkap Alasan IHSG Naik tapi Asing Masih Enggan Masuk
Karena itu, ia memperkirakan investor asing masih akan memilih menunggu perkembangan sejumlah sentimen sebelum kembali meningkatkan eksposur ke pasar saham domestik.
"Kalau tidak ada kebijakan pemerintah ke depan, saya kira mereka paling tidak akan wait and see sampai November, menunggu pengumuman status market kita," ujar Lukman.
Pada perdagangan Kamis (2/7), IHSG berhasil ditutup di level 5.744, menguat 49,43 poin atau naik 0,87 persen dari perdagangan sebelumnya.
Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp11,13 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 20,50 miliar saham.
Pada penutupan kali ini, sebanyak 395 saham tercatat menguat, 219 terkoreksi, dan 169 stagnan.
Update Terbaru
Vote Kreator Favoritmu untuk Masuk Kredit Film Minecraft
Jumat / 03-07-2026, 07:36 WIB
Piala Dunia 2026: AS Lolos Meski Kena Kartu Merah, Kane Selamatkan Inggris
Jumat / 03-07-2026, 07:36 WIB
AS Akhirnya Menang Lagi di Fase Gugur Piala Dunia Pria Setelah 24 Tahun
Jumat / 03-07-2026, 07:35 WIB
Dies Natalis ke-13 Unusa, Risma: Kampus Harus Jadi Penggerak Solusi Pembangunan Berkelanjutan
Jumat / 03-07-2026, 07:35 WIB
Launching Creative Hub Eks Hi-Tech Mall, Pemkot Surabaya Siapkan Pesta Rakyat Gratis
Jumat / 03-07-2026, 07:35 WIB
Chris Brown Aksi Panggung Vulgar, Grind ke Penggemar di Atas Matras
Jumat / 03-07-2026, 07:35 WIB
Ronaldo Ukir Rekor Pemain Tertua di Babak Gugur Piala Dunia 2026
Jumat / 03-07-2026, 07:35 WIB
Warga California Lawan HOA yang Larang Bendera AS di Depan Rumah
Jumat / 03-07-2026, 07:31 WIB
Dokter Tifa Tolak Damai dengan Jokowi di Sidang Perdana Ijazah
Jumat / 03-07-2026, 07:31 WIB
IHSG Diramal Koreksi pada Perdagangan Akhir Pekan Ini
Jumat / 03-07-2026, 07:31 WIB
Selebritas Siapkan Panggangan Sambut 4 Juli
Jumat / 03-07-2026, 07:28 WIB
Britney Spears Gemetar Saat Putra-Putranya Debut di Paris Fashion Week
Jumat / 03-07-2026, 07:28 WIB
Iran Ancam Jet Tempur AS yang Melintas di Selat Hormuz
Jumat / 03-07-2026, 07:28 WIB
Murah tapi Berisiko, Ini Bahaya Beli Kendaraan STNK Only
Jumat / 03-07-2026, 07:28 WIB






