Salah satu ukiran, yang disebut Prasasti 1, menggambarkan adegan mengerikan: seorang sosok mengangkat pisau atau kapak di atas seorang tawanan.

Para peneliti mendeskripsikannya sebagai adegan pemenggalan kepala.

Sebuah glif pada batu yang sama mencatat tanggal yang sesuai dengan tahun 849 Masehi, pada periode Klasik Terminal, tepat sebelum banyak kota Maya di kawasan itu ditinggalkan pada abad ke-10.

Petunjuk tentang Akhir Peradaban Maya

Minanbé terletak di Dataran Rendah Maya Tengah, salah satu kawasan terpadat di dunia Maya kuno. Jutaan orang pernah tinggal di sana dengan jaringan pertanian dan perdagangan yang luas.

Monumen lain mungkin membawa tanggal dari akhir abad ke-7 Masehi, yang bisa menjadikannya yang tertua yang pernah diidentifikasi di daerah sekitarnya.

Penemuan ini memperdalam misteri arkeologi tentang mengapa banyak kota Maya ditinggalkan dalam beberapa generasi.

Para peneliti kini bertanya apakah kelompok dari utara Semenanjung Yucatán pindah ke daerah itu selama abad-abad terakhir, mengubah keseimbangan kekuasaan.

>>> Pakar Peringatkan Bahaya Tren Sunscreen di Media Sosial

Šprajc mengatakan setiap situs baru membantu memahami kompleksitas peradaban Maya.