Jurgen Klopp Buka Suara soal Rumor Jadi Pelatih Timnas Jerman
Mantan pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, akhirnya buka suara menanggapi rumor yang mengaitkan namanya dengan posisi pelatih timnas Jerman.
Rumor ini mencuat setelah Jerman tersingkir di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Die Mannschaft kalah dari Paraguay melalui adu penalti 3-4 di Stadion Boston, Amerika Serikat.
>>> Amad Diallo Cetak Gol Spektakuler, Pantai Gading Imbangi Norwegia 1-1
Kegagalan tersebut membuat posisi Julian Nagelsmann terancam. Nama Klopp yang kini menjabat Kepala Global Sepak Bola Red Bull kembali digadang-gadang publik Jerman.
Klopp mengaku paham namanya ramai diperbincangkan. Namun, ia menegaskan saat ini bukan momen yang tepat untuk membahas hal tersebut.
"Saya sangat paham bahwa nama saya sedang ramai diperbincangkan," kata Klopp mengutip RTÉ Sport, Selasa (30/6).
"Namun, ini sama sekali bukan momen yang tepat untuk membicarakan hal tersebut, dan yang pasti bukan kapasitas saya untuk membahasnya sekarang," tambahnya.
Alih-alih membahas rumor, Klopp justru melayangkan kritik terhadap kinerja VAR. Ia menyoroti keputusan kontroversial yang menganulir gol Jonathan Tah pada menit ke-101 perpanjangan waktu.
Wasit menganulir gol tersebut karena menganggap Waldemar Anton melakukan pelanggaran ringan terhadap kiper Paraguay, Orlando Gill. Klopp menilai keputusan itu terlalu berlebihan.
>>> Hasil Piala Dunia: Haaland Bobol Pantai Gading, Norwegia ke 16 Besar
"Jika gol seperti itu dianggap ilegal, maka Arsenal tidak akan pernah menjadi juara Liga Inggris. Mereka mencetak hampir 60 persen gol mereka dengan cara seperti itu," ujar Klopp.
Sementara itu, Julian Nagelsmann menegaskan tidak berniat mundur meski tekanan publik meningkat. Pelatih berusia 38 tahun itu masih terikat kontrak dengan DFB hingga Piala Eropa 2028.
"Saya bukan tipe orang yang suka melarikan diri dari tanggung jawab," kata Nagelsmann kepada ZDF.
"Saya ingin terus melanjutkan pekerjaan ini. Tetapi dalam dunia sepak bola, nasib Anda tidak selalu berada di tangan Anda sendiri.
Jika DFB masih menginginkan saya, maka saya akan segera mempersiapkan tim untuk menghadapi Piala Eropa dan Nations League," pungkasnya.
>>> 6 Cara Tepat Gunakan Ampas Kopi untuk Tanaman Menurut Ahli
Tersingkirnya Jerman di babak 32 besar melengkapi hat-trick kegagalan di Piala Dunia. Sebelumnya, mereka juga terdepak di fase grup pada edisi 2018 dan 2022.
Update Terbaru
Walker Kessler Bereaksi soal Kepergian LeBron James Jelang Pertemuan dengan Lakers
Rabu / 01-07-2026, 04:28 WIB
Kakak Pembawa Acara Love Island Caroline Flack Meninggal Bunuh Diri
Rabu / 01-07-2026, 04:28 WIB
Nike Lampaui Ekspektasi Pendapatan dan Laba Q2 2026
Rabu / 01-07-2026, 04:25 WIB
Persiapan Pernikahan Taylor Swift di MSG: Arena Diselimuti Kain
Rabu / 01-07-2026, 04:25 WIB
Milania Giudice Lempar Makanan dan Lilin Sebelum Ditangkap, Adik Hubungi Polisi
Rabu / 01-07-2026, 04:25 WIB
Anggota DPR AS Mike Lawler Makian Keras soal Kebijakan Sanctuary City
Rabu / 01-07-2026, 04:22 WIB
Viral Video Lawas Maradona Ramal Piala Dunia 2026 Dibagi 4 Babak
Rabu / 01-07-2026, 04:21 WIB
Carlo Ancelotti Khawatirkan Kondisi Paquetá dan Casemiro Jelang Lawan Norwegia
Rabu / 01-07-2026, 04:21 WIB
California Tak Melarang Ban Performa, Tapi Aturan Baru Bisa Batasi Pilihan Konsumen
Rabu / 01-07-2026, 04:21 WIB
Daftar 5 Tim Tersingkir di 32 Besar Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 04:21 WIB
Haaland Ukir Rekor Fantastis usai Cetak Gol di 32 Besar Piala Dunia
Rabu / 01-07-2026, 04:21 WIB
Prancis vs Swedia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Babak Pertama Berjalan
Rabu / 01-07-2026, 04:21 WIB
Mahasiswa Unisa Yogya Viral Pakai Busana Wanita, Masuk WC Mahasiswi
Rabu / 01-07-2026, 04:20 WIB
Puella Magi Madoka Magica: Walpurgisnacht Rising Rilis Trailer Utama, Tayang Agustus 2026
Rabu / 01-07-2026, 04:20 WIB






