Bethesda Game Studios resmi menutup server The Elder Scrolls: Blades pada 30 Juni 2025. Game mobile RPG gratis tersebut kini tidak dapat dimainkan setelah hampir enam tahun beroperasi.

Penutupan ini telah diumumkan sejak Maret lalu, ketika Bethesda mengonfirmasi bahwa dukungan untuk The Elder Scrolls: Blades akan berakhir pada musim panas ini.

>>> Xbox Tegaskan Call of Duty: Modern Warfare 4 Tidak Masuk Game Pass Tahun Ini

Game tersebut telah dihapus dari Apple App Store, Google Play, dan Nintendo eShop, sehingga pemain baru tidak bisa mengunduhnya, sementara pengguna lama masih bisa bermain selama beberapa bulan sebelum server dimatikan.

Bethesda Beri Waktu Perpisahan bagi Pemain

Tidak seperti banyak game live-service yang berakhir tanpa pemberitahuan, Bethesda memberi komunitas waktu sekitar tiga bulan untuk bersiap.

Selama masa perpisahan, pengembang juga membuka hampir semua item di toko dalam game dengan harga hanya satu Gem atau satu Sigil, memungkinkan pemain setia mengoleksi kosmetik, perlengkapan, dan konten lain sebelum server ditutup permanen.

Langkah ini dianggap sebagai perpisahan yang ramah pemain, memberi penggemar kesempatan terakhir untuk menikmati sebagian besar konten game tanpa grinding atau pengeluaran besar.

Dirilis dalam Early Access pada 2019 sebelum diluncurkan penuh di perangkat seluler dan kemudian Nintendo Switch, The Elder Scrolls: Blades merupakan upaya besar pertama Bethesda menghadirkan pengalaman RPG first-person khasnya ke ponsel pintar.

Pemain bergabung dengan faksi Blades legendaris, menjelajahi dungeon yang dihasilkan secara prosedural, membangun kembali kota hancur, dan menyelesaikan cerita orisinal dalam alam semesta The Elder Scrolls.

Meskipun tidak mencapai dampak budaya seperti The Elder Scrolls V: Skyrim atau The Elder Scrolls IV: Oblivion, game ini menunjukkan kesediaan Bethesda bereksperimen dengan waralaba di platform seluler.