AS Klaim 20 Juta Barel Minyak Lolos dari Selat Hormuz dalam 24 Jam
Amerika Serikat (AS) mengklaim sekitar 20 juta barel minyak mentah berhasil keluar dari Selat Hormuz dalam 24 jam terakhir.
Hal ini terjadi di tengah pemulihan lalu lintas pelayaran pasca-kesepakatan damai sementara dengan Iran.
>>> 7 Kebiasaan Malam Hari Orang Sukses yang Bisa Kamu Tiru Sebelum Tidur
Menteri Energi AS Chris Wright mengatakan volume tersebut diangkut oleh 72 kapal tanker dan kapal niaga.
Ia menyampaikan hal itu dalam Reuters Global Energy Forum di New York, Rabu (24/6).
"Kami memiliki arus (pengiriman minyak) yang normal hari ini," kata Wright seperti dikutip Anadolu Agency.
Menurutnya, volume pengiriman tersebut relatif sejalan dengan tingkat lalu lintas sebelum konflik meningkat antara AS dan Iran.
Wright juga mengklaim Iran tidak bisa lagi menutup Selat Hormuz. "Iran tidak akan memiliki kemampuan untuk menutup Selat Hormuz ke depan.
Itu adalah pengaruh utama mereka dan kami sedang menghilangkan pengaruh tersebut," ujarnya.
Meski demikian, sebagian kapal masih menghindari jalur pelayaran utama karena risiko ranjau laut.
>>> ENDING Film Jangan Buang Ibu (2026) Apakah Bakal Lanjut Season 2?
Sejumlah kapal memilih berlayar lebih dekat ke wilayah pesisir Iran atau melalui jalur selatan dekat Oman dengan pengawalan militer.
Jumlah kapal yang melintas masih lebih rendah dibandingkan kondisi normal. Namun, ukuran kapal yang lebih besar membuat volume pengiriman minyak tetap mendekati tingkat sebelum perang.
Wright memperkirakan normalisasi penuh lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz masih membutuhkan waktu beberapa pekan. Proses pembersihan ranjau masih berlangsung.
Selat Hormuz merupakan salah satu titik transit energi paling vital di dunia.
Jalur sempit ini menjadi penghubung utama ekspor minyak mentah dan gas alam cair (LNG) dari negara-negara produsen di kawasan Teluk.
Data pelayaran terbaru menunjukkan aktivitas kapal tanker dan kapal energi mulai pulih setelah kesepakatan damai sementara. Sejumlah eksportir juga kembali meningkatkan pengiriman kargo energi dari kawasan Teluk Persia.
Membaiknya arus pelayaran melalui Selat Hormuz turut meredakan kekhawatiran gangguan pasokan energi global.
>>> Atlet Pencak Silat Kalsel Incar Emas Piala Presiden 2026
Kondisi ini ikut menekan harga minyak dunia dalam beberapa hari terakhir karena premi risiko geopolitik mulai berkurang.
Update Terbaru
Pengisi Suara Weak Kingsley di Cyberpunk: Edgerunners Season 2 Dapat Pujian Fans
Kamis / 02-07-2026, 07:57 WIB
Intel Arc G3 Non-Extreme Belum Muncul di Driver Terbaru, Tanda Harga Handheld Makin Mahal?
Kamis / 02-07-2026, 07:57 WIB
Setelah PHK dan Berakhirnya Destiny 2, Bungie Tak Bisa Janjikan Perbaikan Masalah
Kamis / 02-07-2026, 07:56 WIB
Devils Ajukan Offer Sheet untuk Barrett Hayton
Kamis / 02-07-2026, 07:56 WIB
Dave Portnoy Buka Isi Perseteruan dengan Bill Simmons di Buku Baru
Kamis / 02-07-2026, 07:56 WIB
Manchester United Pinjamkan Andre Onana ke Trabzonspor Lagi
Kamis / 02-07-2026, 07:56 WIB
Dean Wade Resmi Bergabung dengan Philadelphia 76ers dengan Kontrak Empat Tahun
Kamis / 02-07-2026, 07:56 WIB
Devils Ajukan Offer Sheet untuk Center Utah Barrett Hayton
Kamis / 02-07-2026, 07:55 WIB
Belgium Lolos ke 16 Besar Piala Dunia Usai Kalahkan Senegal Lewat Penalti Dramatis
Kamis / 02-07-2026, 07:55 WIB
Dokumen Bocor Tuding Intelijen Rusia Awasi Dubes Inggris Lord Mandelson
Kamis / 02-07-2026, 07:55 WIB
Astros Hadapi Twins dalam Laga Kritis Liga Amerika
Kamis / 02-07-2026, 07:50 WIB
Daftar 9 Tim Tersingkir di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Kamis / 02-07-2026, 07:50 WIB
Daftar 9 Tim Tersingkir di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Kamis / 02-07-2026, 07:50 WIB
Penembakan Dekat Pesta Piala Dunia di San Francisco Lukai Dua Orang
Kamis / 02-07-2026, 07:50 WIB






