Wuling Motors Rampungkan Penanganan Penumpukan Kontainer di Tanjung Priok
PT Wuling Motors memastikan masalah penumpukan kontainer milik perusahaan di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, telah selesai ditangani.
Langkah ini diambil untuk menjaga kelancaran arus logistik perusahaan.
>>> Fakta Menarik Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: Kiper Jadi Bintang
Manajemen Wuling Motors mengonfirmasi penyelesaian hambatan operasional tersebut setelah adanya laporan mengenai kemacetan barang impor di pelabuhan. Kendala ini sempat memengaruhi aktivitas pengangkutan komoditas perusahaan pada awal bulan.
Ricky Christian, Marketing Director Wuling Motors, mengakui adanya gangguan teknis dalam proses pemindahan kargo di area pelabuhan pada periode tersebut.
"Memang pada awal bulan Juni ini kami sempat mengalami gangguan operasional perihal pengangkutan kontainer dengan jumlah yang tidak terlalu banyak," ujarnya dalam keterangan yang dikutip Sabtu (20/6/2026).
Manajemen segera melakukan langkah mitigasi cepat untuk mengurai antrean pengiriman logistik.
"Kami telah berusaha untuk segera menyelesaikannya dan per tanggal 11 Juni lalu kami sudah menyelesaikan keseluruhan kontainer untuk keluar dari port," tambah Ricky Christian.
>>> Tahan Imbang Ekuador, Kiper Curacao Bikin Rekor 15 Penyelamatan di Piala Dunia 2026
Perhatian Otoritas Bea Cukai
Penumpukan logistik di kawasan pelabuhan sebelumnya menjadi perhatian otoritas kepabeanan akibat kelambatan respons dari para pemilik barang.
Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, menyatakan bahwa kontainer yang sudah mengalami pengeluaran barang masih menumpuk karena pelaku tidak segera melakukan pengeluaran.
Dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin (15/6/2026), Djaka mengidentifikasi beberapa pelaku industri otomotif, termasuk BYD dan Wuling, yang memanfaatkan batas waktu fasilitas penumpukan melebihi prosedur standar.
"Contohnya seperti BYD, kemudian dari Wuling itu masih memanfaatkan fasilitas yang diberikan oleh pelabuhan selama 3 hari setelah SPPB keluar.
>>> Kebakaran Hebat Landa Pabrik Mainan di Medan Johor, 11 Rumah Terdampak
Malah bahkan lebih dari 2 minggu dia tidak angkat keluar. Kemarin itu hampir sekitar 10 ribu kontainer yang masih ada di pelabuhan," tegas Djaka.
Update Terbaru
Oppo Bubble Jadi Layar Mini Buat Selfie, Harga Rp1,4 Juta
Sabtu / 04-07-2026, 10:37 WIB
Kumpulan Nama Bayi Laki-Laki dari A sampai Z Lengkap dengan Artinya
Sabtu / 04-07-2026, 10:32 WIB
The Vermilion Mask Anime Rilis Trailer Utama dan Umumkan Pemeran
Sabtu / 04-07-2026, 10:28 WIB
Film Pertama Demon Slayer: Infinity Castle Tayang di Crunchyroll 28 Juli
Sabtu / 04-07-2026, 10:28 WIB
Rookie Debut di NBA Summer League 2026 yang Dimulai di California
Sabtu / 04-07-2026, 10:28 WIB
Chiefs Rilis Proyeksi Ekonomi Masif untuk Relokasi ke Kansas
Sabtu / 04-07-2026, 10:27 WIB
MAGER: Tips Terbaru Raih Hadiah Eksklusif di Event Bulanan Juli 2026
Sabtu / 04-07-2026, 10:26 WIB
Rekomendasi Game Poki Terbaik untuk Akhir Pekan Juli 2026
Sabtu / 04-07-2026, 10:26 WIB
Robi Darwis Bongkar Alasan Tinggalkan Persib demi Arema FC
Sabtu / 04-07-2026, 10:24 WIB
Pelatih Tanjung Verde Bangga Hiu Biru Bikin Argentina Susah Payah
Sabtu / 04-07-2026, 10:24 WIB
BTS Dapat Gelar 'Honored Guest' dari Kota La Plata Sebelum Konser di Argentina
Sabtu / 04-07-2026, 10:24 WIB
Cara Ajukan Pinjaman 50 Juta KUR BNI 2026, Cicilan Mulai Rp966 Ribu
Sabtu / 04-07-2026, 10:16 WIB
Taylor Swift Pilih Cara Delevingne hingga Selena Gomez Jadi Bridesmaid
Sabtu / 04-07-2026, 10:14 WIB
Tabungan Biasa vs Berjangka: Pilih Sesuai Kondisi Keuangan
Sabtu / 04-07-2026, 10:14 WIB






