Kritik Tajam untuk Cristiano Ronaldo Usai Portugal Imbang Lawan Kongo
Kritik Pedas dari Chris Sutton
Kritik yang lebih keras datang dari mantan penyerang Chelsea, Chris Sutton, saat memandu siaran langsung di BBC 5 Live.
Ia mengecam keputusan pelatih Roberto Martinez yang dinilai takut mencadangkan sang kapten.
"Ini memalukan dari Martinez. Mungkin saja berhasil, tapi apakah kita semua menonton pertandingan yang berbeda?"
komentar Sutton.
Sutton mengkritik keputusan Martinez yang justru menarik keluar gelandang Vitinha untuk memasukkan Gonzalo Ramos pada menit ke-83, alih-alih mengganti Ronaldo yang penampilannya sudah menurun.
>>> Gibran Usul Libatkan Pesantren hingga PKK dalam Program Makan Bergizi Gratis
"Dia takut menggantinya. Dia bukan pelatih.
Mungkin (Ronaldo) akan mencetak gol kemenangan, tapi pertandingan ini sudah melampauinya hari ini," kata Sutton.
Tanggapan dari Dalam Negeri
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, turut memberikan tanggapan bernada candaan mengenai hasil imbang Portugal.
Ia membandingkannya dengan keberhasilan Lionel Messi mencetak hattrick untuk Argentina saat menang 3-1 atas Aljazair.
"Ini saya menyampaikan buat para pendukung Portugal, mohon bersabar dulu ya. Baru bisa draw lawan Kongo tadi malam," ujar Dedi, Kamis (18/6/2026), dilansir dari kompas.
com.
Dedi menambahkan agar para pendukung sang megabintang tidak berkecil hati karena rivalitas kedua pemain tersebut tetap menjadi bumbu hiburan yang menarik di Piala Dunia.
"Ronaldonya belum bisa hattrick seperti Messi. Belum waktunya.
Mohon sabar, mungkin malam itu bukan hokinya," kata Dedi sambil tersenyum.
Meskipun berseloroh, Dedi tetap menyuarakan pesan agar skuad Portugal mampu membenahi performa kolektif mereka pada pertandingan-pertandingan berikutnya.
"Semoga di pertandingan nanti bisa mengikuti gaya Messi dalam bermain kompak, saling menunjang dan penuh optimisme," katanya.
Dedi juga mengingatkan seluruh lapisan masyarakat agar menjaga atmosfer turnamen tetap kondusif dan menjadikannya sebagai sarana hiburan yang menyatukan.
Politisi yang mengaku menggemari tim nasional Argentina sejak kecil itu menegaskan pentingnya melihat perbedaan dukungan suporter sebagai sebuah kegembiraan bersama.
>>> HIPMI Stocks Sambut Positif Direksi Baru BEI, Dorong IPO Perusahaan Nasional
Berdasarkan jadwal fase grup, Portugal akan melanjutkan perjuangan melawan Uzbekistan pada Selasa malam mendatang, sebelum menutup laga penyisihan grup melawan Kolombia pada Minggu dini hari, 28 Juni 2026.
Update Terbaru
Unair Buka Suara soal Dosen Digaji Rp2,6 Juta
Sabtu / 04-07-2026, 12:13 WIB
Sharp Target Penjualan Naik 20 Persen Lewat Promo Spektakuler di Jakarta Fair 2026
Sabtu / 04-07-2026, 12:12 WIB
Verena Siow Pimpin SAP Asia Pacific, Fokus Percepatan AI dan Cloud
Sabtu / 04-07-2026, 12:12 WIB
Banyak Warga Swiss Tinggalkan Gereja Demi Hindari Pajak
Sabtu / 04-07-2026, 12:07 WIB
5 Zodiak Paling Tenang saat Situasi Genting, Jago Hadapi Tekanan
Sabtu / 04-07-2026, 12:07 WIB
Amazon Prime Day 2026: Diskon Smartphone, Laptop, dan Elektronik
Sabtu / 04-07-2026, 12:02 WIB
6 Sunscreen Pencerah di Indomaret yang Worth It Masuk Keranjang Belanja
Sabtu / 04-07-2026, 12:02 WIB
Promo Alfamart Back to School: Alat Tulis Diskon hingga 50 Persen
Sabtu / 04-07-2026, 12:02 WIB
Kolombia Singkirkan Ghana 1-0, Tiket 16 Besar Piala Dunia 2026 Diamankan
Sabtu / 04-07-2026, 12:01 WIB
Lebih dari 500.000 Orang Hadiri Kaboom Town di Addison Rayakan 250 Tahun AS
Sabtu / 04-07-2026, 12:01 WIB
Peringatan Badai dan Banjir Bandang di Otoe dan Williamson County
Sabtu / 04-07-2026, 12:00 WIB
Dave Roberts Pastikan Ohtani Tak Akan Melempar di All-Star Game
Sabtu / 04-07-2026, 12:00 WIB
16 Tim Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Sabtu / 04-07-2026, 12:00 WIB
Trump Kunjungi Mount Rushmore, Ahli Tegaskan Tak Bisa Tambah Wajah Baru
Sabtu / 04-07-2026, 12:00 WIB






