Rolex Naikkan Harga Jam Tangan Emas 5% Akibat Lonjakan Bahan Baku
Produsen jam tangan mewah asal Swiss, Rolex, kembali menaikkan harga produk berbahan emas di pasar global dengan rata-rata sebesar 5% pada bulan ini.
Penyesuaian ini menjadi kenaikan harga kedua yang diterapkan dalam tahun yang sama di beberapa pasar utama, termasuk Inggris, Hong Kong, dan Amerika Serikat.
>>> Unboxing Lava Bold N2 5G: Baterai Besar dan Layar 120Hz
Data dari dua platform riset industri barang mewah serta dua dealer jam tangan menunjukkan bahwa langkah Rolex ini tergolong tidak biasa karena perusahaan tersebut jarang mengubah harga dua kali dalam setahun.
Kebijakan terbaru ini menyusul langkah serupa pada Januari lalu yang nilainya sedikit lebih besar, meskipun saat itu tidak diterapkan secara global dan tidak menyasar produk berbahan emas secara khusus.
Keputusan tersebut mencerminkan kuatnya permintaan terhadap produk premium, walaupun pasar barang mewah secara umum sedang mengalami perlambatan.
Kenaikan Harga Juga Dilakukan Merek Lain
Tren penyesuaian harga ini tidak hanya dilakukan oleh Rolex, melainkan juga oleh sejumlah merek jam tangan mewah lain di bawah naungan Richemont seperti Cartier.
Cartier tercatat telah menaikkan harga jam tangan emas mereka hingga 10% pada bulan lalu.
Kepala Pemasaran platform riset WatchCharts, Mark Xu, menyatakan bahwa langkah tersebut didorong oleh kenaikan harga bahan baku emas dan strategi penyesuaian di segmen premium.
Richemont dalam laporan tahunannya menjelaskan bahwa penerapan kenaikan harga yang terukur pada lini perhiasan mereka dipicu oleh melonjaknya harga emas dan fluktuasi nilai tukar mata uang.
Pada tahun lalu, industri jam tangan mewah juga sempat mengalami lebih dari satu kali kenaikan harga akibat tarif impor Amerika Serikat yang mencapai 10% terhadap produk asal Swiss.
Update Terbaru
Petinju Legendaris Bereaksi atas Masalah Keuangan Floyd Mayweather
Kamis / 02-07-2026, 22:29 WIB
Karyawan Toko Laporkan Tanda Bahaya Sebelum Penangkapan Kasus Pengabaian Anak di Ohio
Kamis / 02-07-2026, 22:29 WIB
Penambahan Tenaga Kerja AS Melambat, Hanya 57.000 Pekerjaan pada Juni
Kamis / 02-07-2026, 22:29 WIB
Chicago Pecahkan Rekor Suhu Minimum, Badai Petir Mengancam Akhir Pekan
Kamis / 02-07-2026, 22:28 WIB
Aktris Lisa Faulkner Umumkan Diagnosis Kanker Payudara Stadium Awal
Kamis / 02-07-2026, 22:28 WIB
Futures TSX Naik Didorong Kenaikan Emas dan Data Tenaga Kerja AS Melemah
Kamis / 02-07-2026, 22:28 WIB
Lorenzo Sonego Kalahkan Gabriel Diallo di Laga Marathon Wimbledon
Kamis / 02-07-2026, 22:28 WIB
Prediksi Portugal vs Kroasia di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Kamis / 02-07-2026, 22:28 WIB
Ilmuwan Missouri Ciptakan Entitas Buatan SpudCell dengan 36 Gen
Kamis / 02-07-2026, 22:27 WIB
New York Times Connections Puzzle 1116: Kata dan Tema Harian
Kamis / 02-07-2026, 22:26 WIB
Iconic Thamrin: Billboard Digital 3D 8K Hadir di Jantung Jakarta
Kamis / 02-07-2026, 22:26 WIB
JBL Luncurkan QuantumENGINE Terbaru dengan Audio Spasial dan AI Noise Cancellation
Kamis / 02-07-2026, 22:26 WIB
Kejagung: Lodewyk Dibantu Kolonel TNI Mark Up Pengadaan Motor Listrik
Kamis / 02-07-2026, 22:26 WIB
Mobil Diesel Pakai Biodiesel B50, Wajib Perhatikan Komponen Ini
Kamis / 02-07-2026, 22:26 WIB






