BYD Siap Kembangkan dan Jual Robot Humanoid Secara Massal
Produsen otomotif China, BYD, mengumumkan rencana untuk mengembangkan dan menjual robot humanoid secara massal.
Langkah ini mengikuti jejak pabrikan lain seperti Chery yang sudah lebih dulu memasarkan robot serupa.
>>> Dishub DKI Siapkan 10 Kantong Parkir di GBK Antisipasi 43.000 Pengunjung
Wakil Presiden Eksekutif BYD, Li Ke, menyatakan bahwa pengembangan robot humanoid masih berlangsung.
Menurutnya, kemampuan manufaktur, perangkat lunak, dan perangkat keras akan menjadi faktor penentu daya saing di industri ini.
Teknologi AI dan Otomotif Jadi Modal
Li Ke menjelaskan bahwa teknologi kecerdasan buatan (AI) yang digunakan pada kendaraan modern memiliki banyak kesamaan dengan robot humanoid.
Mobil pintar dan robot manusia sama-sama mengandalkan sistem persepsi, pengambilan keputusan, kontrol gerak, serta integrasi perangkat lunak dan perangkat keras.
Robot humanoid juga memanfaatkan teknologi yang umum di industri otomotif, seperti sensor, aktuator elektrik, baterai, platform komputasi, dan model AI.
>>> Honda Luncurkan Skuter Retro NWF150 dengan Teknologi Radar di China
Produsen mobil memiliki pengalaman dalam produksi massal, pengelolaan rantai pasok, dan pengembangan sistem dengan standar keamanan tinggi.
Li Ke menambahkan, jika robot humanoid kelak menjadi produk rumah tangga yang luas, BYD berpotensi memasarkannya melalui jaringan dealer yang sudah ada.
Perusahaan juga mempertimbangkan pendekatan platform terbuka, tidak hanya memproduksi robot sendiri tetapi juga bekerja sama dengan perusahaan robotika lain.
Strategi ini mirip dengan pendekatan BYD di industri otomotif, yakni mengembangkan teknologi inti secara mandiri sambil tetap menggandeng pemasok dan mitra eksternal.
Meski telah mengonfirmasi pengembangan, BYD belum mengungkap jadwal peluncuran, spesifikasi teknis, nilai investasi, maupun target produksi.
>>> Penjualan Motor Listrik Nasional Melonjak, Pangsa Pasar Masih Mini
Langkah ini mengikuti jejak Chery Group yang pada April lalu mulai menjual robot humanoid secara online.
Update Terbaru
Ada Berapa Role di MLBB? Ini Penjelasan Lengkap dan Tugasnya
Rabu / 01-07-2026, 12:20 WIB
iQOO Pad 5c Resmi Meluncur dengan Snapdragon 8s Gen 3 dan Baterai 10.000 mAh
Rabu / 01-07-2026, 12:20 WIB
Redmi Luncurkan Headphone Over-Ear Pertama dengan ANC 42dB dan Baterai 72 Jam
Rabu / 01-07-2026, 12:15 WIB
6 Drakor Terbaru Juli 2026: Comeback Nam Joo Hyuk hingga Lee Dong Wook
Rabu / 01-07-2026, 12:15 WIB
Ekspresi Marah Suporter Cantik Viral, Ternyata Anak Legenda Piala Dunia
Rabu / 01-07-2026, 12:15 WIB
Snapdragon Summit 2026 Digelar September, Ini Bocoran Chip Baru
Rabu / 01-07-2026, 12:14 WIB
Meta dan Komdigi Bentuk Tim Khusus Berantas Spam Link Judi Online
Rabu / 01-07-2026, 12:14 WIB
Potongan Aplikasi 8 Persen, Menhub Jamin Tarif Ojol Tak Berubah
Rabu / 01-07-2026, 12:14 WIB
Ronald Koeman Mundur Usai Belanda Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 12:14 WIB
Blue Dragon Series Awards 2026 Umumkan Daftar Nominasi, Drama dan Variety Show OTT Terbaik Siap Bersaing
Rabu / 01-07-2026, 12:11 WIB
Ahn Bo Hyun Berburu Kriminal dengan Gaya Mewah Chaebol di Flex x Cop 2
Rabu / 01-07-2026, 12:07 WIB
Creative Director Clair Obscur: Expedition 33 Puji Kingdom Hearts 2 sebagai Action RPG Terbaik
Rabu / 01-07-2026, 12:07 WIB
Meksiko Lolos ke 16 Besar Piala Dunia Usai Kalahkan Ekuador
Rabu / 01-07-2026, 12:07 WIB
Meksiko dan Prancis Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 12:07 WIB






